News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Protes Larangan ODOL, Ratusan Sopir Unjuk Rasa di Depan Pemkab Banyuwangi 

Sopir pengunjuk rasa mengerahkan armada dan memarkirkan di depan kantor Pemkab Banyuwangi sehingga mengakibatkan jalur protokol kota Banyuwangi macet total.
Senin, 22 November 2021 - 12:36 WIB
Ratusan sopir truk logistik menggelar aksi di depan Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (22/11/2021)
Sumber :
  • tim tvOne - HAPPY OKTAVIA

Banyuwangi,Jawa Timur -  Larangan over dimensi dan over load atau ODOL dari Kementerian Perhubungan memantik reaksi para sopir di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Ratusan sopir truk logistik dari berbagai komunitas menggelar aksi di depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (22/11/2021). 

Para sopir yang berunjuk rasa mengerahkan armada masing- masing dan memarkirkan di depan kantor Pemkab sehingga mengakibatkan jalur protokol kota Banyuwangi macet total.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi para sopir dipicu larangan armada truk yang over dimensi. Bak truk yang diperpanjang maka akan ditolak saat uji kir. Akibatnya truk tak bisa beroperasi lagi.

"Kami ini taat aturan. Bukan menolak, kendaraan baru yang panjang boleh uji KIR. Kami yang tahunnya tua ditolak," protes Farid Hidayat, salah satu koordinator sopir. 

Diketahui, larangan over dimensi ini baru sebulan diberlakukan. Sebelumnya para sopir bisa uji kir dengan normal, meski truknya ditambahi dimensi. 

"Kenapa kok baru sekarang dilarang, tapi dulu diperbolehkan," protesnya lagi. 

Para sopir juga menolak pemotongan truk yang terlanjur dibuat panjang. Alasannya, akan mengurangi ongkos angkut sehingga otomatis akan mengurangi pendapatan. 

Selain over dimensi, para sopir memprotes larangan overload. Mereka mengatakan over muatan dilakukan bukan tanpa sebab, namun untuk mengejar pendapatan. "Kalau tarif ongkos diatur standar, kami akan ikuti. Kenyataannya, aturan ongkos angkut banyak dipangkas. Solusinya bagaimana," kata Farid. 

Pihaknya berharap ada kebijakan menyelamatkan para sopir yang kebanyakan merupakan armada logistik antar pulau. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desakan para sopir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Banyuwangi. Terlebih, aturan ODOL ini merupakan wewenang pemerintah pusat yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas angkutan jalan raya. 

"Usulan para sopir kami catat, nanti perwakilan para sopir akan kami fasilitasi ke Jakarta, menyampaikan aspirasi ke Kementerian Perhubungan," kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Dwiyanto. (HAPPY OKTAVIA) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT