GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Tebus Ijazah SMA, Gadis Belia di Lampung Tengah Jadi Pemulung Singkong

Kisah pilu dialami Febriani, gadis belia berusia 18 tahun di Desa Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nyunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Sejak lulus sekolah menenga
Kamis, 31 Agustus 2023 - 17:16 WIB
Febriani menimbang singkong.
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Lampung Tengah, tvOnenews.com - Kisah pilu dialami Febriani, gadis belia berusia 18 tahun di Desa Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nyunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Sejak lulus sekolah menengah atas (SMA), ia harus berjuang keras menjadi pemulung singkong agar bisa menebus ijazahnya yang masih ditahan pihak sekolah karena menunggak pembayaran SPP sebesar Rp6,7 juta.

Febriani tidak sempat nikmati masa muda usai lulus SMA karena harus berjibaku melawan kerasnya tuntutan ekonomi demi menyambung hidup untuk kedua adik dan ayahnya yang sedang sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gadis asal Lampung Tengah itu bekerja sebagai pemulung singkong, demi menafkahi keluarganya lantaran ayahnya Usman (41) menderita kelenjar getah bening di leher.

Kenyataan hidup itu dilakoninya setiap hari. Dengan penuh perjuangan ia mengumpulkan satu persatu singkong dengan cangkulnya dari sisa panen di kebun orang lain. Singkong yang di dapat kemudian dijual ke pelapak dan dalam sehari Febriani bisa mendapatkan uang hingga Rp20 ribu.

"Ijazahnya masih di sekolah dan belum ditebus. Ijazahnya tidak bisa diambil karena uang sekolahnya belum lunas sebesar Rp6.700.000 lagi," kata Febriani, Kamis (31/8/2023).

Febriani mengaku sudah melamar pekerjaan sebagai pegawai toko, namun ditolak lantaran tidak memiliki ijazah SMA sebagai syarat untuk melamar pekerjaan. "Udah pernah melamar di toko, tapi harus pakai ijazah," ucapnya.

Meski kerap mengalami kelelahan bekerja sebagai pemulung singkong, namun Febriani mengaku harus menafkahi hidup ayah dan adiknya. Ia pun bertekad ingin membahagiakan keluarga tercintanya.

"Pengen lebih baik lagi. Pengen hidup lebih layak lagi dari ini. Pengen membahagiakan ayah. Pengen adik-adik sukses dan tidak merasakan hidup susah seperti ini," tutur Febriani dengan nada sendu.

Febriani menimbang singkong. (tim tvOne/Pujiansyah)

Febriani dan keluarganya tinggal di sebuah rumah yang tidak layak huni. Dulu, ayahnya sempat kerja sebagai sopir angkot di Lampung Tengah. Namun, kini tidak sanggup lagi karena penyakit yang dideritanya semakin parah sejak dua tahun terakhir, sehingga tidak bisa keluar rumah.

Selain sang ayah tak bisa mencari nafkah, sang ibu bernama Fitriyani (37) pergi meninggalkan keluarganya tahun 2022 lalu menikah lagi dengan laki-laki lain. Dari hasil bekerja sebagai pemulung singkong, ia hanya mendapatkan penghasilan Rp20 ribu per hari untuk membantu ayah dan adik-adiknya yang masih sekolah.

Sementara Umar (41), ayah dari Febriani masih tergolong muda. Namun bengkak di lehernya membuat dirinya tidak dapat kerja keras seperti dulu. Walau hatinya pedih harus membiarkan putrinya bekerja bersama pamannya, tapi apalah daya cuma dialah satu-satunya harapan keluarga.

"Sebenarnya saya tidak tega melihat anak gadis harus bekerja, namun keadaan saya tidak memungkinkan untuk mencari nafkah," ucap Umar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umar mengaku penyakit yang dideritanya sejak 4 tahun lalu itu semakin parah. Ia pun sempat periksa ke dokter dan dinyatakan menderita kelenjar getah bening di leher. "Saya tidak memiliki kemampuan dan hanya bisa pasrah kepada Allah," tuturnya.

Umar mengungkapkan bahwa uang komite sekolah anaknya selama 3 tahun sebesar Rp9 juta, baru membayar Rp3 juta dan sisanya Rp6,7 juta. "Saya tidak mampu melunasi uang komite sekolah anak sehingga pihak sekolah masih menahan ijazahnya," ungkapnya. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT