News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat! Duda Pengangguran Tega Setubuhi Anak Dibawah Umur

Perlakuan baik orang tua korban kepada tersangka dibalas sebaliknya, tersangka yang diizinkan menginap di rumah, malah memperkosa anak gadisnya.
Jumat, 19 November 2021 - 16:57 WIB
Duda bejat tega setubuhi gadis dibawah umur
Sumber :
  • tim tvOne - Rusdi Muslim

Tangerang, Banten - Sungguh berkelakuan durjana, seorang duda asal Lampung tega memperkosa seorang gadis remaja. Perlakuan baik orang tua korban kepada tersangka dibalas sebaliknya, tersangka yang diizinkan menginap di rumah, malah memperkosa anak gadisnya. Polisi berhasil menangkap pelaku setelah 2 bulan buron.

Peristiwa nahas bermula saat UHS (42) bertamu ke rumah ayah tiri korban di Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada malam hari. Kedatangan UHS adalah untuk meminta bantuan kepada ayah tiri korban mencarikan pekerjaan di wilayah Tangerang. Karena telah larut malam, pelaku pun izin untuk menginap di rumah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku numpang nginap, terus diizinkan. Saat nginap itu, pelaku lihat korban di ruang keluarga, dan disanalah dia sudah punya niat jahat tersebut," kata Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Jumat (19/11/2021) di Mapolrestro Tangerang.

Mengetahui kondisi rumah sudah sepi dan para penghuni rumah sudah tertidur lelap, kemudian pelaku masuk ke kamar korban dengan cara mengendap-endap.

"Dia melancarkan aksinya pas sepi, orang-orang di rumah itu tengah tertidur. Lalu, pelaku diam-diam masuk ke kamar korban, lalu langsung menyetubuhi korban," ujarnya.

Perlakuan bejat pelaku terhadap korban tidak dilakukan hanya sekali. Siangnya, pelaku kembali menyetubuhi korban. Agar perlakuan bejatnya tidak diketahui orang lain, pelaku mengancam kepada korban.

"Pelaku memberikan ancaman bahwa akan menyebarkan tindakannya itu ke masyarakat setempat, korban yang takut akhirnya mengikuti keinginan pelaku,". terang Kapolres.

Usai melampiaskan nafsu setannya, pelaku melarikan diri. Polisi baru berhasil menangkap pelaku setelah 2 bulan buron. Pelaku sempat melarikan diri dengan cara menumpang truk sayur ke arah Merak, Banten, kemudian ke Lampung dan berakhir di Riau.

"Kasus tindak asusila ini terjadi pada akhir bulan Agustus 2021, dan pelaku berhasil kita tangkap pada awal November 2021 di Riau," ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan durjananya, pelaku dijerat Pasal 81 Ayat 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Rusdy Muslim/ fis)
 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral