News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

11 Gajah Liar Masuk ke Permukiman Warga, Tim BKSDA Bunyikan Mercon

Belasan ekor gajah liar terlihat memasuki perkebunan sawit milik masyarakat di kabupaten Kampar, Riau. Tak hanya itu, Kawanan Gajah liar ini pun mulai memasuki permukiman warga
Jumat, 19 November 2021 - 09:47 WIB
Gajah liar di Riau memasuki perkebunan warga
Sumber :
  • Tim tvOne/Muhammad Arifin

Kabupaten Kampar, Riau – Belasan ekor gajah liar terlihat memasuki perkebunan sawit milik masyarakat di kabupaten Kampar, Riau. kawanan gajah liar tampak berkeliaran di desa tapung dan merusak perkebunan karet dan sawit  milik warga yang telah berusia sekitar 2 sampai 5 tahun.

Setelah puas merusak perkebunan warga, gajah liar ini pun mulai memasuki pemukiman warga yang jaraknya tak terlalu jauh dari perkebunan tersebut. Diduga, keluarnya kawanan gajah liar dari dalam hutan untuk mencari makan kerena kelaparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai upaya telah dilakukan warga untuk mengusir sekelompok gajah liar tersebut, tapi tak juga membuahkan hasil. Gajah-gajah liar ini terus memasukin perkebunan dan permukiman warga.

Warga bersama petugas BKSDA Riau, kemudian mendatangkan tiga ekor gajah jinak untuk melakukan penggiringan dan pengusiran agar gajar liar ini kembali masuk kedalam hutan dan berkumpul dengan habitatnya. 

“Harapanya dengan menurunkan tiga gajah jinak bisa menghalau gajah liar yang saat ini jumlahnya ada 11 ekor yang ada di kebun masyarakat.”Jelas Hartono, Plh kepala bksda riau

Hingga saat ini, Lanjut Hartono, Gajah sudah menjauh dari perkebunan warga dan telah mendekatai pinggir sungai tapung kanan. Sehingga harapanya dalam beberapa hari kedepan Gajah bisa kembali ke habiatanya di Tahura.

Selain menurunkan sejumlah Gajah jinak, tim BKSDA Riau pun menggunkan cara tradisional dengan membunyikan suara-suara yang membuat Gajah terganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“selain dengan menggunakan Gajah jinak, kita juga menggunkan peralatan tradisional yakni dengan menggunkan mercon, sehingga harapanya dengan suara yang ada gajah menjauh dari perkebunan.” Tambahnya.

Diperkirakan, kawanan gajah liar tersebut berasal dari kawasan taman hutan raya atau tahura yang berada di Kabupaten Siak, karena memang wilayah tersebut bagian dari habitat gajah di Riau, yang kini mulai di babat hutannya oleh sekelompok pelaku ilegal logging yang menganggu habitat gajah. (Muhammad arifin/mii) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT