News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Berangkat Kerja, Pria di Banyuwangi Dijemput Kereta Api di Depan Rumah

Seorang karyawan PT.KAI mendadak viral lantaran Kereta Pandanwangi lansung menjemput di halaman depan rumahnya. Video berdurasi pendek ini pun viral di Media Sosial Tik Tok
Selasa, 16 November 2021 - 11:56 WIB
Andika, petugas PT KAI Daop 9 Jember yang videonya viral di media sosial karena berangkat kerja dijemput KA
Sumber :
  • Tim tvOne/Happy Oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur –  Seorang karyawan PT.KAI mendadak viral di Media Sosial lantaran Kereta Pandanwangi lansung menjemputnya di halam depan rumahnya. Tentu saja video berdurasi pendek ini kini viral di Sosial Media Tik Tok.

Video yang telah ditonton lebih dari dua juta penonton ini, diunggah pada 26 Oktober 2021 dengan judul "Selamat Bertugas Suami". Dalam video memperlihatkan seorang pria yang diketahui bernama Andika, memakai seragam petugas KA hendak berangkat kerja. Tak lama kemudian, ada kereta api yang datang hingga berhenti di depan rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen yang terbilang langka tersebut direkam sang istri, Yusi Arisanti, yang mengantar suami berangkat kerja sebagai Kepala Stasiun Banyuwangi Kota. Tapi mengantarnya cukup di depan rumah karena sudah ada yang jemput.

"Memang saat itu istri saya video saya saat berangkat naik KA Pandanwangi," ujar Andika kepada wartawan yang bertandang ke rumahnya di desa Temuguruh, kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (15/11) siang.

Andika sengaja menaiki KA Pandanwangi jurusan Jember-Banyuwangi dari rumah mertuanya yang tepat di sebelah Timur Stasiun Temuguruh. 

"Pemberhentian lokomotif itu memang ada di depan rumah mertua. Sementara gerbong penumpang ada di depan stasiun. Jadi kayaknya memang seperti dijemput didepan rumah. Padahal ya tidak," tambahnya. 

Andika mengaku, meski naik KA Pandanwangi, pihaknya mengakui melakukan prosedur yang ada, seperti cek suhu badan dan naik ke gerbong. 

"Tidak naik ke lokomotif. Tapi ke gerbong. Sebelum naik ya cek suhu tubuh dan izin ke kondektur. Karena KA Pandanwangi itu lokal jadi tidak perlu rapid test antigen. Jadi tidak benar KA itu sengaja menjemput saya saat kerja," pungkasnya. 

Sementara itu, viral petugas KA dijemput di depan rumahnya saat berangkat kerja, PT Daops 9 Jember menilai hal itu tidak ada masalah, asal sesuai dengan prosedur saat akan naik Kereta Api. 

Plh Manager Humas Daops 9 Jember, Tohari mengatakan, terkait viral video pria yang dijemput KA saat akan bekerja, pihaknya tidak mempermasalahkan. Sebab hal tersebut merupakan hal yang lumrah. Apalagi, video viral itu sebenarnya hanyalah sebuah hiburan semata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya hanya hiburan semata ya. Jangan sampai dipelintir itu dijemput di depan rumah. Bukan itu sebenarnya yang terjadi," ujar Tohari, Senin (15/11) siang.

Pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut dan tidak ada sanksi yang akan diberikan kepada Andika. Sebab saat naik kereta api Pandanwangi, yang bersangkutan telah melakukan hal yang sesuai dengan prosedur yang ada. 

"Maksudnya prosedur itu, tentang antisipasi Covid-19. Seperti pengecekan suhu tubuh dan tidak sakit. Sementara untuk rapid test antigen tidak diberlakukan pada kereta api lokal," pungkasnya. (Happy Oktavia/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT