News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditungguin Siapa Cawapres-nya, Anies Baswedan Malah 'Tamasya' ke Pangandaran Temui Susi Pudjiastuti, Begini Jawabnya... 

Anies Baswedan, kini telah dideklarasikan menjadi Calon Presiden (Capres) dari Partai NasDem. Hingga kini Calon Wakil Presiden (Cawapres) belum ditentukan
Senin, 31 Juli 2023 - 19:46 WIB
Ditunggu Siapa Cawapres-nya, Anies Baswedan Malah 'Tamasya' ke Pangandaran
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

“Ini bukan seperti penentuan kepala Dinas atau Post Kabinet, yang ketika sudah ditetapkan langsung menjalankan tugas, ini adalah rangkaian pemilu. Ada momentum, ada pergerakan massa, ada pergerakan di publik, sehingga secara waktu harus dipertimbangkan semuanya,” ungkap Anies Baswedan pada program acara Karni Ilyas, tvOne. 

Ia mengatakan bila terlalu terburu-buru untuk mengumumkan tapi tidak ada rencana yang matang, akan menjadi antiklimaks. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kalau misalnya diumumkan tetapi setelah itu belum ada aktivitas apapun, nanti menjadi antiklimaks. Harus ada rangkaiannya, jadi sebenarnya lebih daripada itu,” ujarnya.


Capres dari Partai NasDem, Anies Baswedan. (tvOne)

Untuk itu dirinya mengharapkan ketika pada saatnya Cawapres terpilih akan diumumkan. Maka rangkaian tersebut harus segera dijalankan. 

“Kalau tentang opsi dan sebagainya, saya rasa simple kok. Karena kita berbicara tentang yang dapat kita kerjakan di antara opsi-opsi yang tersedia,” katanya.

“Tetapi ketika sampai pada yang diumumkan, setelah diumumkan maka harus langsung siap (menjalankan rangkaian). Nah rangkaian itu yang harus disiapkan dijadikan sebagai satu kesatuan,” tegas Anies Baswedan.

Sementara itu, perihal waktu untuk mengumumkan siapa sosok yang pantas untuk menjadi pendampingnya dalam Pilpres 2024. Anies mengatakan tidak ada target waktu. 

Namun pada dasarnya, ia sampaikan bila lebih cepat diputuskan tentu akan memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk berkampanye, tetapi tetap melihat pada konstelasinya.

“Tidak ada target waktu khusus, secara umum pasti bilangnya itu lebih cepat lebih baik. Supaya ada kesempatan untuk berkampanye lebih luas, menjangkau lebih banyak. Tapi disisi lain juga kita lihat konstelasi yang ada,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anies Baswedan menjadi Bakal Capres pertama yang diumumkan untuk mengikuti Pilpres 2024. Meski begitu, hingga saat ini belum mengumumkan siapakah sosok yang pantas untuk mendampinginya sebagai Cawapres.

Untuk itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan butuh kesiapan yang matang untuk menyiapkan dirinya sebagai Capres serta memilih pendamping untuk menjalankan seluruh rangkaian Pemilu. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral