News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Pelayanan Lamban, Warga Rusak Pos Penyekatan Suramadu

Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan kericuhan yang terjadi Suramadu terjadi karena membludaknya volume kendaraan.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 18 Juni 2021 - 15:15 WIB
Perusakan Pos Penyekatan Suramadu
Sumber :
  • Sandi Irwanto

Surabaya, Jawa Timur – Banyaknya kendaraan—terutama roda dua—dari Madura menuju Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat dini hari, mengakibatkan penumpukan di pos penyekatan Jembatan Surabaya—Madura (Suramadu). Mereka antre lama untuk mendapat pemeriksaan kesehatan. Karena tak sabar dan merasa pelayanan lamban, para pengendara itu mengamuk serta merusak pos penyekatan.

Para pengandara yang sebagian besar asal Madura itu merusak kursi dan meja yang ada di pos swab massal Jembatan Suramadu. Mereka merangsek untuk mengambil KTP yang sebelumnya sudah di tangan petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puluhan aparat keamanan gabungan berusaha mengamankan situasi, tetapi jumlah warga lebih banyak sehingga petugas menahan diri.

Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan kericuhan yang terjadi Suramadu terjadi karena membludaknya volume kendaraan.

“Tadi pagi volume kendaraan sejak pukul 02.00 WIB sudah mulai tidak seperti biasanya khususnya roda dua. Pukul 03.00 WKIB makin banyak lagi volumenya,” kata Ganis.

Akibatnya ada banyak warga yang diperiksa di pos penyekatan sehingga mereka perlu juga dilakukan pengecekan kesehatan.

“Karena semuanya ingin cepat dilayani, tidak sabar dan buru-buru sehingga terjadilah missed,” tutur Ganis.

Menurut Kapolres, pihaknya langsung mengatasi kejadian ini dengan mengurai kepadatan. Namun akibatnya, tidak semua orang jalani pemeriksaan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tetapi ada beberapa warga yang tidak sempat swab sehingga tidak bisa menjamin apakah dia sehat atau tidak,” katanya lagi.

Ganis menambahkan, tidak ada yang diamankan dari insiden tersebut. Juga tak ada kerugian materiil maupun jiwa. Namun dia meminta masyarakat terutama pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu untuk masuk ke Surabaya, agar bersabar dan kooperatif mengikuti prosedur yang ada. Sebab hal ini merupakan upaya petugas gabungan dan Pemerintah Kota Surabaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. (act/sandi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral