News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blok G Pasar Tanah Abang Diduga Jadi Sarang Narkoba, Polisi Dapati Alat Hisap Sabu

Blok G Pasar Tanah Abang diduga jadi sarang narkoba, polisi dapati alat hisap sabu. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin menuturkan pihaknya mendapati hal itu.
Sabtu, 8 Juli 2023 - 16:38 WIB
Blok G Pasar Tanah Abang diduga jadi sarang narkoba, polisi dapati alat hisap sabu
Sumber :
  • Antara-Rivan Awal Lingga

Jakarta, tvOnenews.com - Blok G Pasar Tanah Abang diduga jadi sarang narkoba, polisi dapati alat hisap sabu

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin menuturkan pihaknya mendapati alat hisap sabu tersebut saat menyisir area yang diduga menjadi sarang preman dan transaksi narkoba. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita lihat dari temuan tadi memang satu botol Aqua. Mungkin memang pernah tempat itu dipakai untuk orang yang pakai narkoba. Tapi di TKP memang tidak ada barang lainnya yang tertinggal. Cuma 1 botol itu saja," kata Komarudin saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (8/7/2023).

Komarudin menuturkan penyidikan dilakukan kepolisian usai mendapati informasi area Blok G Pasar Tanah Abang yang menjadi sarang aktivitas premanisme dan pemakaian narkoba. 

Namun, saat penyisiran berlangsung kepolisian tak mendapati adanya segerombolan preman hanya mendapati barang bukti alat hisap sabu yang tertinggal di area tersebut. 

"Kalau temuan tadi baru satu botol air mineral yang tutupnya ada sedotannya dua, satu itu saja," katanya. 

Usai Ditinggal Pedagang, Blok G Pasar Tanah Abang Diduga Jadi Sarang Preman hingga Aktivitas Bebas Transaksi Obat Terlarang

Blok G Pasar Tanah Abang diduga jadi sarang narkoba, polisi dapati alat hisap sabu. Dok: Istimewa

Kawasan Blok G Pasar Tanah Abang belakangan waktu menjadi perbincangan hangat publik usai diduga menjadi sarang berkumpulnya preman. 

Seorang pedagang yang sempat mendiami lapak Blok G Tanah Abang sempat membeberkan aktivitas para preman dan dugaan perdagangan obat terlarang secara buka-bukaan. 

Menurutnya, kawasan Blok G yang telah ditinggal para pedagang kini diduga menjadi sarang aktivitas premanisme dan penjualan obat terlarang. 

"Dulu di lantai dua saya punya toko karena semua (pedagang) pada turun diberikan kesempatan turun. Di atas saya tinggal sendiri. Ngapain saya dagang sendiri," kata seorang pedagang berinisial DT kepada awak media, Jumat (7/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DT menjelaskan usai ditinggal para pedagang kawasan Blok G itu kini menjadi sarang berkumpulnya para preman. 

Bahkan, kawasan tersebut kerap didapati menjadi sarang transaksi jual beli obat terlarang secara terang-terangan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral