News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Ekor Harimau Sumatera Masuk Perkebunan Warga

Sebanyak tiga ekor harimau sumatera kembali turun mendekati permukiman warga di Desa Panton Bili, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan. Ketiga ekor harimau tersebut merupakan induk beserta dua anaknya.
Selasa, 9 November 2021 - 14:34 WIB
Tiga Ekor Harimau Sumatera Masuk Perkebunan Warga
Sumber :
  • tvOne/Chaidir Azhar

Aceh Selatan - Sebanyak tiga ekor harimau sumatera (Panthera Tigiris) kembali turun mendekati permukiman warga di Desa Panton Bili, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan. Ketiga ekor harimau tersebut merupakan induk beserta dua anaknya.

Kehadiran ketiga harimau terekam kamera milik warga setempat saat melintas di perkebunan yang tak jauh dari permukiman. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan warga melaporkan temuan itu ke pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai mendapat laporan warga sejumlah petugas gabungan menuju ke lokasi di Desa Panton Bili. Petugas gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah II Subulussalam, TNI dan Polri lalu berusaha mengevakuasi hewan dilindungi tersebut.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Subulussalam, Hadi Sofian mengatakan usai mendapat laporan warga pihaknya segera turun ke lokasi. Warga diminta untuk tidak beraktivitas di kawasan perkebunan untuk sementara waktu sampai ada kepastian harimau tersebut telah menjauh.

"Jadi kita menerima laporan dari warga Desa Panton Bili pada 7 November, bahwa mereka melihat ada harimau yang turun di perkebunan warga, perkebunan sawit. Tim kita bersama kita segera turun ke lokasi. Pada saat tiba di lokasi, tim bertemu langsung dengan tiga ekor harimau," kata Hadi kepada wartawan Selasa (9/11/2021).

Tim dari BKSDA kemudian menyisir lokasi perkebunan dan memasang sejumlah kamera pengintai untuk memantau gerak-gerik satwa liar yang dilindungi tersebut. Apabila ketiga harimau terpantau kamera pengintai, maka tim segera melakukan evakuasi.

"Kita melakukan upaya di sekitar lokasi dengan memasang kamera, dengan tujuan mengevakuasi harimau. Masyarakat berhati-hati, kalau berkebun tidak sendirian," tambah Hadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendokumentasikan jika kembali melihat harimau yang melintas atau beraktivitas di perkebunan. Warga diminta segera melapor ke petugas jika satwa liar itu kembali ke perkebunan.

"Bisa terjadi hal yang tidak diinginkan, jika melihat segera melaporkan kepada petugas di sekitar lokasi,” pungkas Hadi. (Chaidir Azhar/prs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT