News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Akan Beri Rekomendasi Grasi untuk Mary Jane Veloso, Terpidana Mati Kasus Narkoba

Keluarga terpidana mati kasus penyelundupan narkoba Mary Jane Fiesta Veloso, warga negara Filipina mendatangi Komnas HAM guna meminta rekomendasi Grasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Jumat, 23 Juni 2023 - 00:02 WIB
Keluarga terpidana mati kasus penyelundupan narkoba, Mary Jane Fiesta Veloso
Sumber :
  • Tim tvOne/Langgeng Puji

Jakarta, tvOnenews.com - Keluarga terpidana mati kasus penyelundupan narkoba Mary Jane Fiesta Veloso, warga negara Filipina mendatangi Komnas HAM guna meminta rekomendasi Grasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Orang tua Mary Jane bersama kedua putranya mendatangi kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023). Mereka datang bersama kuasa hukum bertemu komisioner Komnas HAM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah mengaku pihaknya bakal memberikan rekomendasi Grasi kepada terpidana mati Mary Jane.

Menurutnya, kuasa hukum Mary Jane mengajukan Grasi, yang mana akan didukung temuan dari Komnas HAM.

"Komnas HAM akan memberikan rekomendasi agar ini diberikan grasi," kata Anis.

Anis menjelaskan pihaknya menemukan dugaan Mary Jane merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan sindikat narkoba internasional.

"Dugaan kuat dia (Mary Jane) korban TPPO," tambahnya.

Dia melanjutkan pihaknya melihat bahwa Mary Jane ialah korban TPPO, yang seharusnya tidak dihukum atas perbuatannya.

Menurut dia, pekerja migran selama ini tercanman menjadi korban TPPO dan terjebak dalam sindikat narkoba.

"Pekerja migran banyak yang dikirim gitu dari suatu negara ke negara lain. Dia menjadi korban sindikat TPPO dan sindikat narkoba, seperti kasus Mary Jane dan yang lain-lain," jelasnya.

Selain itu, Anis menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Komnas HAM Filipina terkait temuan fakta bahwa Mary Jane ialah korban TPPO.

Dia mengatakan para pelaku yang menjebak Mary Jane masih menjalani persidangan di Filipina.

"Kami sedang menjadwalkan pertemuan dengan kedutaan Filipina di Indonesia," imbuhnya.

Sebelumnya, Mary Jane ditangkap saat mendarat di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, April 2010 silam. 

Saat itu, dia baru tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat Air Asia. Petugas Bea Cukai menemukan heroin seberat 2,6 kilogram yang diselipkan di dinding kopernya.

Dalam persidangan, Mary membantah mengetahui keberadaan barang haram itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku dijebak oleh seorang temannya yang bernama Maria Cristina Sergio.

Mary mengatakan bahwa Maria menjanjikan pekerjaan di Kuala Lumpur, Malaysia. Akan tetapi, Mary tidak langsung ke Malaysia, melainkan diminta pergi ke Yogyakarta, Indonesia. (lpk/ebs)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT