News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

78,9 Juta Warga Indonesia Telah Divaksinasi Covid-19 Lengkap

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas) mencatat sebanyak 78.994.163 warga Indonesia sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19 alias telah divaksinasi Covid-19 lengkap sampai dengan Minggu.
Minggu, 7 November 2021 - 18:17 WIB
78,9 juta warga sudah terima dua dosis vaksin COVID-19
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Jakarta  - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas) mencatat sebanyak 78.994.163 warga Indonesia sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19 alias telah divaksinasi Covid-19 lengkap sampai dengan Minggu. Berdasarkan data terbaru milik Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, jumlah warga yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua bertambah sebanyak 880.091 orang.

Jumlah warga yang mendapatkan vaksin dosis pertama juga bertambah sebanyak 949.796, sehingga total penerima dosis pertama menjadi 125.105.963 orang. Satgas ikut mencatat sebanyak 1.166.391 tenaga kesehatan telah mendapat vaksin dosis ketiga, setelah bertambah sebanyak 5.449 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan bahwa hingga hari ini, pemerintah masih menargetkan 208.265.720 warga Indonesia bisa mendapatkan dua dosis penyuntikan vaksin Covid-19 agar dapat membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

Selanjutnya, Satgas Covid-19 menyebutkan, jumlah kasus aktif terus menurun. Pada Minggu, kasus aktif turun sebanyak 154 kasus di seluruh Indonesia menjadikan total keseluruhan kasus tersisa 10.825 kasus.

Walaupun demikian, jumlah orang yang terkonfirmasi terkena virus Covid tipe SARS-CoV-2 terus mengalami penambahan sebanyak 444 kasus, sehingga saat ini terdapat 4.248.165 orang yang positif Covid-19 di Tanah Air. Pada kasus kematian akibat Covid-19, tercatat kembali mengalami penambahan sebanyak 11 jiwa, sehingga jumlah pasien yang meninggal mencapai 143.545 jiwa.

Walaupun demikian, Indonesia secara signifikan terus mengalami peningkatan pasien sembuh dari Covid-19. Saat ini jumlah tersebut telah bertambah 587 pasien sehingga total pasien sembuh menjadi 4.093.795 jiwa.

Disebutkan pula bahwa 219.957 spesimen dari beragam tes Covid-19 telah diperiksa, sedangkan 4.498 orang telah masuk ke dalam kategori suspek, dengan positivity rate spesimen harian 0,31 persen dan tingkat positivity rate orang harian adalah 0,30 persen. (ari/ant) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT