News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melihat Anak ‘Tak Kasat Mata’ Berlarian, Ahli Forensik dr Sumy Hastry Purwanti Temukan Petunjuk Mengejutkan Pada Kasus Pembunuhan

Seorang wanita ditemukan meninggal di sekitar Tol Jagorawi karena dibunuh oleh seseorang. Ahli forensik, dr Sumy Hastry Purwanti melakukan autopsi pada korban
Rabu, 7 Juni 2023 - 05:30 WIB
dr Sumy Hastry Purwanti Melihat Anak 'Tak Kasat Mata' Berlarian
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Ternyata, anak laki-laki yang berlarian tersebut memberikan petunjuk baru bagi dr Hastry untuk mengungkap identitas korban. 

“Dan saya kan sempat ngomong juga kalau ada anaknya laki-laki yang lari-lari. Ternyata dia hamil sembilan bulan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, sebelum ia melihat anak kecil tersebut, dr Hastry mengaku tak mengetahui bahwa korban sedang mengandung seorang anak dengan usia kehamilan sembilan bulan.

“Waktu ditemukan kondisinya sudah dalam keadaan pembusukan. Saya ingat memang ada kekerasan di daerah wajah dan kepala. Yang aneh tuh, mungkin saya gak bayangkan kalau perempuan ini hamil tapi waktu proses itu kan perasaan tuh kok ada anak gitu loh,” terangnya. 

Kini pelaku yang berjumlah dua orang telah ditemukan. Pelaku tersebut merupakan sang kekasih korban serta temannya yang ikut membantu dalam aksi pembunuhan.

“Pelakunya ternyata dua orang, sopir bus yang katanya pacarnya dan temannya yang membantu,” katanya. 

Ahli forensik kepolisian yang berpangkat Kombes ini mengaku kaget sekaligus lega karena kasus telah terungkap. 

Ia kembali ke Jakarta untuk melakukan berita acara bersama penyidik kasus tersebut dengan mencocokkan temuan saat dilakukan autopsi. Ternyata semua data pemeriksaan dengan pengakuan pelaku cocok.

“Ya sempat kaget sih ditelepon dan alhamdulillah minggu lalu saya kesini untuk di berita acara sama penyidik kayak pemeriksaan saya waktu itu seperti apa, mekanisme kematiannya seperti apa, bagaimana kematiannya, dan terakhir sebab kematian. Ternyata ya cocok dengan pengakuan dari tersangka ini,” jelasnya.


Ahli Forensik, dr Sumy Hastry Purwanti. (Ist)

Kemudian, Denny Darko pun menanyakan data apa yang membuat dr Hastry selalu ingat untuk membuat penyidik dapat menelusuri kasus tersebut. Lalu Kepala Biddokkes Polda Jawa Tengah tersebut mengatakan data yang ia kumpulkan sudah cukup lengkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menaruh kecurigaan pada kejadian tersebut, bahwa TKP pembunuhan bukan berada di lokasi yang sama dengan tempat ditemukannya jenazah korban. Sebab ditemukan beberapa luka seretan yang dilakukan setelah korban meninggal.

“Ya saya yakin, waktu hamil cukup bulan,Terus tkp-nya (pembunuhannya) tidak di sana karena ada luka seretan dan luka yang bekas dibuang setelah dia meninggal. berartikan itu tidak terjadi di TKP yang ditemukan. Jadi cara melakukan ke pembunuhnya nggak di situ,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral