News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Ini, Gibran Rakabuming Raka Dipanggil DPP PDI Perjuangan! Kader Baru Pasrah, Ditegur, Dihukum, Silahkan!

Gibran Rakabuming Raka mengaku pada Sabtu (20/5/2023) pagi, mendapat panggilan telepon dari Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto agar datang menghadap ke DPP PDIP.
Senin, 22 Mei 2023 - 05:51 WIB
Gibran Rakabuming Raka (kiri), Prabowo Subianto (kanan)
Sumber :
  • instagram@prabowosubianto

Jakarta, tvonenews.com - Pertemuan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan bakal calon presiden partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada akhir pekan lalu berbuntut panjang. 

Akibat pertemuan antara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan Prabowo Subianto, Gibran dipanggil secara khusus ke kantor DPP PDI Perjuangan, hari ini, Senin (22/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gibran Rakabumimg Raka mengaku pada Sabtu (20/5/2023) pagi, mendapat panggilan telepon dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto minta agar Gibran datang menghadap ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Duduk Perkara Pemanggilan

Panggilan Hasto itu datang satu hari usai Gibran Rakabuming Raka dan para relawannya bertemu dengan Prabowo Subianto yang merupakan calon presiden (capres) dari Partai Gerindra. Pertemuan keduanya terjadi di angkringan Omah Semar, Solo, pada Jumat malam.

Gibran Rakabuming Raka sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti mengapa ia dipanggil. Namun, ia menduga ada kaitannya dengan pernyataan relawan yang mendukung Prabowo untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Bukan teguran. Tapi Senin besok saya dipanggil ke DPP. Mungkin terkait itu," ujar Gibran.

Gibran pun memastikan dirinya akan memenuhi panggilan dari DPP PDIP itu. 

Ia juga mengaku siap menerima hukuman apabila pertemuannya dengan Prabowo dianggap menyalahi aturan. 

"Saya ini cuma kader baru, muda. Dipanggil, ditegur, dihukum (apabila bertemu dengan Prabowo salah), silakan. Saya ikut," pungkas Gibran.

Gibran kemudian menilai pertemuannya dengan Prabowo sebetulnya hal yang wajar. Kegiatan menjamu tamu yang berkunjung ke daerahnya, terlebih para pejabat tinggi negara, sudah merupakan kewajibannya sebagai Wali Kota Solo.

Ia juga memastikan bahwa pertemuan itu bukan sebagai deklarasi dukungan relawannya kepada Prabowo. 

Gibran mengatakan dirinya tidak ikut-ikutan karena berada di luar forum saat Ketum Gerindra melakukan orasi di depan para relawan.

Adapun keputusan para relawannya mendukung Prabowo, menurutnya, atas keinginan mereka sendiri. Gibran lebih lanjut mengatakan jika relawan terbagi menjadi dua kelompok. 

Sebagian akan mendukung Prabowo dan yang lainnya untuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Relawan itu tidak bisa dipaksa. Relawan itu orang-orang yang kritis, objektif. Memang ada yang dukung Pak Prabowo, ada yang dukung Pak Ganjar. Kalau saya disuruh ngumpulin pendukungnya Pak Ganjar, pasti kemarin lebih banyak lagi yang datang," ungkap Gibran.

Dukung Prabowo

Sedikitnya 15 kelompok relawan pendukung Jokowi dan Gibran Rakabuming mendukung Prabowo Subianto sebagai presiden di Pemilu 2024 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan setelah Prabowo makan malam bersama Gibran di angkringan Omah Semar, Solo. Prabowo berpidato di hadapan 15 koordinator relawan Gibran dan Jokowi.

Gibran sendiri tampak tidak mengikuti pertemuan tersebut. Ia berdiri di luar forum pertemuan antara relawan dan Prabowo.

"Prabowo Presiden," seru salah satu koordinator usai pidato prabowo.

"Tak dukung sak menange (saya dukung sampai menang)," seru koordinator lainnya.

Prabowo Kaget

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku kaget dengan dukungan dari para relawan. Menurutnya, ia datang ke Solo hanya untuk bertemu dengan Gibran.

"Terus terang aja ini saya agak tergagap. Saya kaget, saya terus terang aja maksud saya datang hanya sekadar melanjutkan ikatan silaturahmi, ikatan persahabatan saya sama Mas Gibran," katanya.

Ia tidak menduga Gibran ternyata menghadirkan relawan dalam pertemuan tersebut. Apalagi pada berbagai kesempatan, sejumlah pentolan relawan Jokowi menyatakan masih menunggu instruksi dari Presiden Jokowi.

"Saya kaget kok demikian meriah, dikatakan bahwa saudara-saudara sudah mendukung saya. Saya pikir masih menunggu beberapa saat," katanya.

Menteri Pertahanan itu mengatakan dukungan tersebut merupakan kehormatan yang besar untuknya. Menurutnya, dukungan tersebut berarti para relawan mempunyai harapan kepadanya.

"Tantangannya adalah kita yang didukung mampu atau tidak memenuhi dan menjawab harapan-harapan bapak-bapak ibu-ibu sekalian," katanya.

Peran Gibran

Sementara itu, Koordinator Relawan Pendukung Gibran, Kuat Hermawan Santoso mengatakan dukungan dari relawan kepada Prabowo sudah melalui proses panjang. 

Awalnya, para relawan belum bersedia mendukung bakal capres yang pernah menjadi rival Jokowi di dua Pemilu sebelumnya itu.

"Sebelum lebaran, teman-teman masih liar. Setelah lebaran, diundang Mas Wali untuk halal bi halal, teman-teman agak jinak. Dan hari ini setelah ketemu Pak Prabowo semakin yakin dan semoga tetap setia di garis massa," katanya.

Kuat menambahkan awalnya pertemuan tersebut akan dihadiri 100 koordinator relawan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Tapi dibatasi sama mas gibran Cuma 15 korlap karena keterbatasan tempat," katanya.

Gibran Hijrah?

Meski terlihat memfasilitasi para relawan agar mendukung Prabowo Subianto, tapi Gibran menegaskan tak ada niat untuk Hijrah ke partai Gerindra.

"Tidak, PDIP partai yang membesarkan saya, menerima saya, mendidik saya, menyekolahkan saya. Nggak ada saya pindah ke Gerindra," kata Gibran.

Ia juga mengatakan dari awal tidak pernah menyebutkan dukungannya terhadap salah satu capres tertentu.

"Nggak ada yang spesifik. Kan nggak pernah keluar dari mulut saya mendukung siapa," katanya.
 
Terkait dengan keberadaan relawan, dikatakannya, relawan Jokowi dan relawan Gibran mengerucut di dua nama, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

"Yang namanya relawan tidak bisa dipaksa, harus ke sini, ke situ, nggak bisa. Relawan orang yang kritis, objektif. Selain pak Prabowo, kalau saya disuruh mengumpulkan yang dukung pak Ganjar lebih banyak lagi," katanya. 

(ant/ito)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral