News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mohon Maaf, Karyawati AD Tak Sudi Staycation bareng Si Bos Perusahaan di Cikarang, 5 Fakta ini Mengejutkan, Ternyata...

Bukan hanya satu kali, upaya si bos perusahaan di Cikarang itu untuk mengajak AD staycation bareng demi memperlancar kontrak sang karyawati pun dilakukan...
Minggu, 7 Mei 2023 - 13:32 WIB
Ilustrasi seorang pimpinan atau bos, dan AD, karyawati yang viral karena diajak styacation dan diancam kontraknya tidak diperpanjang andai tak mengiyakan ajakan atasannya
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Cikarang, tvOnenews.com - Aib seorang bos atau atasan nakal di sebuah perusahaan di Cikarang akhirnya terungkap setelah salah seorang karyawati angkat bicara terkait ajakan staycation dari bosnya tersebut andai kontrak kerjanya mau diperpanjang.

Seorang karyawati berinisial AD panjang lebar mengaku bahwa dia mendapat ajakan yang sifatnya cenderung paksaan dari si bos di perusahaan di wilayah Cikarang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya satu kali, upaya si bos untuk mengajak AD staycation bareng demi memperlancar kontrak sang karyawati pun dilakukan berkali-kali.

Menurut pengakuan AD, sang karyawati itu mendapat ajakan via chat WhatsApp berkali-kali dari si bos dan terus menyinggung soal demi memperlancar atau memperpanjang kontrak kerjanya.


Seorang karyawati di perusahaan di Cikarang saat menunjukkan chat 'nakal' atasannya atau si bos yang mengajaknya staycation. (tvOne/Suryo Daryono)

Meski begitu, upaya si bos mendapatkan 'kenikmatan' staycation berdua bersama AD pun tak diiyakan, sang karyawati justru memilih mengumbar aib tersebut ke media, hingga akhirnya aksi bak pria hidung belang terungkap ke publik.

Berikut ini tvOnenews.com merangkum 5 fakta terkait kasus karyawati diajak staycation demi kotrak kerjanya diperpanjang.

1. Si Bos Perusahaan di Cikarang Agresif

Seperti yang dikatakan oleh AD dalam wawancaranya kepada media, sang atasan atau si bos tergolong cukup agresif mendekatinya.

Hal itu dibuktikaan dengan isi chat yang diperlihatkan AD, sang karyawati saat mengumbar aib si bos.

"Iya, jadi setiap ketemu sama atasan (si bos) itu selalu nanyain 'kapan jalan berdua'," kata AD, Sabtu (6/5/2023).

Meski agresif, AD, sang karyawati mengklaim bahwa dia sama sekali tak pernah mengiyakan ajakan sang atasan atau si bos tersebut untuk staycation.

2. Mengancam Tak Perpanjang Kontrak

Pada pengakuannya, AD juga menyebutkan bahwa ia mendapat tekanan atau ancaman jika ajakan staycation si bos ditolaknya.

Ya, si bos atau atasannya itu diduga mengancam jika AD tidak mengiyakan ajakannya untuk staycation, maka kotrak kerjanya di perusahaan yang beralamat di Cikarang itu tidak akan diperpanjang oleh si bos.

Menurut AD, si bos menyampaikan hal tersebut tak hanya lewat pesan WhatsApp, namun setiap mereka bertemu di kantor.

"Kalau ketemu atasan (si bos) itu dia selalu nanya 'kapan jalan berdua'. Saya selalu alasan, 'iya entar', maunya saya bareng-bareng, tapi dia selalu gak mau, maunya berdua. Lama-lama dia kaya kesel, katanya ya sudah kamu habis kontrak saja, tidak usah diperpanjang soalnya janji kamu palsu," kata AD kepada awak media, Jumat (5/5/2023).

3. AD Merasa Tertekan

Merasa tertekan dengan perkataan si bos atau atasannya, AD sang karyawati tersebut pun mengaku merasa tertekan dan mengaku tidak nyaman karena diajak staycation dan diancam tak diperpanjang kontrak kerjanya andai tak mengiyakan ajakan atasannya itu.

AD pun sempat menceritakan hal tersebut pada teman-temannya, namun respons temannya saat itu pun cenderung seperti biasa-biasa saja.

"Aku juga saat itu cerita sama teman-teman yang lain di kantor, katanya, ah itu mah atasan itu mah sudah biasa begitu, jadi gak aneh. Dia manajer," kata AD. 

Lantaran merasa tetap tidak tenang dan tertekan, AD memutuskan untuk membuka suara terkait pengalaman yang dialaminya, dan berharap si bos bisa mendapatkan efek jera dan tidak ada lagi korban lainnya. 

"Ya biar ada efek jeranya saja ya, biar nanti kedepannya enggak ada kaya gitu lagi, harus berani nolak jangan mau diiming-imingi entar diperpanjang kontrak, sudah pokoknya jangan mau," kata AD.

4. Buat 2 Laporan ke Polisi

Karyawati AD yang menolak ajakan staycation dari atasannya hingga berujung tidak diperpanjang kontrak kerja membuat laporan ke Mapolres Bekasi, Sabtu (6/5/2023) 

Kuasa hukum AD, Alin Kosasih mengatakan, korban telah melaporkan tindak pidana pelecehan seksual oleh atasannya di perusahaan tempatnya bekerja yang mengajak staycation. 

Menurut Alin, ada dua pasal yang dilaporkan oleh pihaknya, terkait pelecehan seksual baik secara fisik dan non fisik. 


Karyawati di Cikarang yang diajak staycation oleh atasannya atau si bos membuat laporan ke Polres Metro Bekasi, Sabtu (7/5/2023). (tvOne/Suryo Daryono)

"Pelecehan seputar itu, ada dua pasal yaitu pasal 5 dan pasal undang-undang nomor 12 tahun 2022 KUHP, terkait pelecehan seksual fisik dan non fisik, untuk inisial terlapor itu nanti penyidik aja ya," ujar Alin kepada awak media, setelah mendampingi korban melapor ke Polres Metro Bekasi. 

Adapun Pelaku atau si bos merupakan manajer di perusahaan tempat korban bekerja. 

Menurutnya, nantinya polisi akan menindak lanjuti laporan korban dengan melakukan pengembangan terhadap laporan korban.

5. Menteri PPPA Jengkel 

Buntut viralnya kasus dugaan syarat staycation bersama atasan agar bisa memperpanjang kontrak kerja mendapat respons keras dari pemerintah. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga bahkan geram atas hal itu.  

"Ya, ini merupakan bentuk pelecehan terhadap perempuan yang sangat merendahkan harkat dan martabat manusia,” ujar Bintang Puspayoga, menanggapi viralnya kasus syarat staycation bagi karyawati di sebuah perusahaan di cikarang, sebagaimana dikutip dari kemenpppa.go.id, Sabtu (6/5/2023). 

Kemudian, Bintang menyebutkan hal ini tidak sesuai dengan upaya menciptakan ruang kerja yang ramah untuk perempuan. 

"Serta bertentangan dengan upaya menciptakan ruang kerja yang ramah bagi perempuan dan mewujudkan lingkungan tanpa kekerasan seksual," katanya. (sdo/abs)

Dapatkan berita terupdate dan menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral