38 Tahun Lalu, Sintong Panjaitan 'Sumpahi' Prabowo Subianto Ternyata Benar-benar Terwujud, Begini Ucapannya…
Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 23 Oktober 2019. Dibalik jabatan itu ada kisah menarik. Sintong Panjaitan pernah sumpahi ini...
Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali menjadi Capres 2024. Sebelumnya, Prabowo dua kali kalah dalam pertarungan dengan Jokowi di Pilpres 2014-2019 dan 2019-2024.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Diketahu, pada masa pemerintahan Jokowi periode II, Prabowo dianugerahi jabatan sebagai Menteri Pertahanan RI. Diduga alasan kuat tersebut adalah sepak terjang sang mantan Danjen Kopassus itu di dunia militer.
Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 23 Oktober 2019. Ternyata, dibalik jabatan tersebut ada sebuah kisah menarik. Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan sempat memprediksi jabatan itu sejak 38 tahun yang lalu. Bagaimana kisahnya?
Tertulis dalam buku karya Hendro Subroto yang bertajuk "Perjalanan Seorang Prajurit, Para Komando, Sintong Panjaitan" diceritakan bahwa semua berawal dari memburuknya hubungan antara Prabowo dan Sintong Panjaitan yang kala itu masih aktif di militer.
Sintong Panjaitan menjabat sebagai Komandan Kopassandha namun belum dilantik. Sedangkan, Kolonel Bambang Sumbodo, Asisten 3/Personel, melaporkan bahwa seharusnya Prabowo Subianto selaku WAkil Komandan Detasemen-81/Antiteror sudah pindah dari Kopassandha ke Kostrad berdasarkan surat perintah KSAD yang sudah lama diterimanya.
Sintong pun terkejut mendengar kabar bahwa surat itu ditandatangani KSAD Jenderal TNI Rudini pada saat Brigjen TNI Wismoyo Arismunandar menjabat sebagai Komandan Kopassandha.
"Mengapa Prabowo belum dipndahkan ke Kostrad oleh Pak Wismoyo Arismunandar?" kata Sintong Panjaitan kepada Kolonel Bambang.
Selanjutnya, Sintong Panjaitan pun meminta asisten personel untuk membuat surat perintah pemindahan Prabowo ke Kostrad. Dia segera menandatanganinya.
Dia mengaku tidak tahu-menahu tentang awal mula pemindahan Prabowo, karena pada waktu itu ia baru pindah dari Pusdik Kopassandha di Batujajar, Bandung Barat.
Sintong Panjaitan Terima Prabowo
Kala itu, Sintong Panjaitan menerima Prabowo di ruang kerjanya. Prabowo sempat bertanya mengapa ia dipindahkan dari Kopassandha ke Kostrad.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam sejarah Korps Baret Merah, belum pernah terjadi seorang anggota menanyakan kepada atasan mengapa ia dipindahkan.
Menurut Sintong Panjaitan, di kalangan Korps Baret Merah, komandan sangat disegani oleh anak buahnya. Tidak seorang pun yang berani menanyakan mengapa ia dipindahkan.
Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Load more