News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Delapan Anggotanya Terlibat Mafia Tanah, IPPAT Akan Beri Sanksi Tegas

Ketua Umum PP IPPAT Hapendi Harahap, mengatakan ada 8 orang oknum anggota IPPAT yang diduga terlibat mafia tanah akan diberikan sanksi
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:25 WIB
ketua Umum PP IPPAT Hapendi Harahap,
Sumber :
  • Tim tvOne - Effendi Rois

Solo, Jawa Tengah - Intruksi presiden Joko Widodo, tentang pemberantasan mafia tanah, disambut seluruh jajaran pemerintah baik kementerian agraria dan tata ruang, kepolisian, termasuk organisasi profesi Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT).

Ketua Umum PP IPPAT Hapendi Harahap, mengatakan ada 8 orang oknum anggota IPPAT yang diduga terlibat mafia tanah. IPPAT akan tegas, dan tidak mentolelir siapapun anggota IPPAT yang melakukan praktek mafia tanah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini berkas dari 8 PPAT yang diduga terlibat mafia tanah, sudah masuk dan dalam proses pemeriksaan di Majelis Pembina dan Pengawas PPAT, " kata Hapendi, saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Minggu, (24/10/2021). 

Sangsi berat akan diberikan hingga pencabutan keanggotaan IPPAT dan merekomendasi kepada Menteri ATR BPN melalui Majelis Pembina Pengawas Pusat (MPPP PPAT) mencabut ijin profesi, jika diketahui anggota IPPAT terbukti melakukan praktek mafia tanah. 

Hal tersebut berarti menunjukkan ketidak profesionalan mereka dalam membuat Akta tanah sehingga merugikan masyarakat. 

Menurut Hapendi, delapan anggota IPPAT saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Majelis Pembina dan Pengawas Pusat PPAT.

Mereka diduga telah melakukan tindakan tidak profesional terkait dalam menjalankan profesinya sebagai PPAT. Bahkan, diduga ikut berada dalam lingkaran mafia tanah. 

" Keberasaab 8 orang PPAT tersebut tersebar di sejumlah daerah diantaranya di Batam, Riau, Jakarta, Bali,Papua, dan lainnya" Ungkap Hapendi.

Dalam upaya membantu pemerintah memberantas mafia tanah, IPPAT juga membuka diri kepada seluruh masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui ada anggota PPAT terlibat mafia tanah. 

IPPAT harus dapat memegang prinsip-prinsip kebenaran, PPAT yang santun, taat hukum dan bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hapendi, IPPAT tidak ingin segelintir oknum yang tidak profesional dan terlibat mafia tanah akan merusak semua anggota. Seperti pepatah karena nila setitik rusak susu sebelanga.

"Saat ini IPPAT akan terus menggencarkan sosialisasi dan terus melakukan pembinaan anggota IPPAT sehingga memiliki bekal lebih matang dalam menjalankan profesinya. Hal tersebut penting mengingat masih ada oknum anggota IPPAT, yang terlibat dugaan mafia tanah," pungkasnya. (Effendi Rois/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral