News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan! Tetangga Ungkap Sifat Asli Ayu Indraswari, Korban Mutilasi di Sleman, Ternyata..

Jadi sorotan baru-baru ini publik digegerkan temuan jasad wanita dengan identitas Ayu Indraswari (34), ia dimutilasi secara sadis di sebuah kamar mandi Wisma.
Jumat, 24 Maret 2023 - 05:18 WIB
Tetangga ungkap sifat asli Ayu Indraswari, korban mutilasi di Sleman.
Sumber :
  • Facebook Ayu Indraswari

Sleman, tvOnenews.com - Kasus mutilasi kembali jadi perbincangan ramai publik belakangan ini. Baru-baru ini publik digegerkan temuan jasad wanita dengan identitas Ayu Indraswari (34), ia dimutilasi secara sadis di sebuah kamar mandi Wisma.

Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, korban mutilasi itu disebut-sebut datang ke wisma tersebut bersama seorang pria. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku awalnya datang ke Wisma seorang diri pada Sabtu, 18 Maret 2023. Ia datang dengan mengendarai sepeda motor. 

Kasus mutilasi Sleman makin menyeruak ke publik dengan sejumlah fakta terungkap. Jasad korban baru ditemukan oleh saksi bersama polisi selang satu hari setelah dimutilasi.

Belakangan terungkap sosok pelaku yakni Heru Prastiyo (23), dengan ciri-ciri rambut gondrong tak terurus yang langsung dibekuk oleh polisi.

Korban dieksekusi pada Sabtu (18/3/2023) sekitar pukul 15.15 WIB, dan baru ditemukan pada Minggu (19/3/2023) pukul 23.00 WIB.


Heru Prastiyo pelaku mutilasi dan Ayu Indraswari korban mutilasi.

Setelah dilakukan serangkaian olah TKP, jasad korban Ayu Indraswari (34) kemudian dibawa ke rumah Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY pada Senin pagi, (20/3/2023). 

Jasad korban kemudian dilakukan otopsi oleh tim dokter dan Inafis Polda DIY.

Terungkap sosok Ayu Indraswari korban mutilasi di Sleman di mata tetangga

Ayu Indraswari korban pembunuhan mutilasi di Sleman, Yogyakarta dikenal oleh tetangga maupun warga sekitar sebagai pribadi yang baik dan suka bersosialisasi.

Waga Patehan yang berdomisili di Suryoputran, Panembahan, Keraton Yogyakarta ini dikenal sebagai salah satu warga yang baik dan supel.

Sehingga tetangga maupun saudara-saudaranya sangat kaget dengan kejadian mutilasi tersebut.

Salah satu tetangga korban, Toro, mengatakan terkejut saat mendengar kabar berita mutilasi tersebut. Ia mendapat kabar duka meninggalnya Ayu pada pukul 06.00 Senin (20/3) pagi. Almarhumah Ayu Indrawari dikenal sebagai sosok yang baik.  

"Untuk relasi korban ini baik dengan tetangga. Pergaulan ya biasa saja dengan tetangga, tarawih juga ikut, jajan juga jajan, beribadah juga beribadah. Kami kaget mengetahui kabar ini," ungkapnya.


Proses pemakaman Ayu Indraswari yang diiringi duka mendalam dari pihak keluarga. (sumber: Nuryanto)

Sementara itu, Lurah Panembahan Murti Buntoro mengaku terkejut mendapat informasi salah satu warganya meninggal di mutilasi di sebuah kamar penginapan di Pakembangan, Pakem, Kabupaten Sleman

"Saya mendapat informasi dari teman-teman relawan. Kebetulan kami ada grup relawan," jelasnya, di rumah duka, Senin (20/3/2023)

Raden Murti Buntoro, Lurah Panembahan, mengatakan Ayu diketahui berdomisili di RT 29 RW 9 Suryoputran, Panembahan, Kraton. Namun begitu, di KTP ia masih tertulis sebagai warga Patehan.  

"Untuk domisili pastinya dari keluarga mengatakan di sini (Panembahan). Kita langsung koordinasi dengan Lurah Patehan. Ini saya ngaruhkan sebagai pengampu wilayah," ungkapnya. 

Murti Buntoro pun turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu warganya tersebut.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat wanita muda berinisial AI ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh pegawai sebuah penginapan di Pakembinangun, Pakem, Kabupaten Sleman pada Minggu (19/3/2023) malam. Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban terpotong-potong menjadi beberapa bagian. 

Dukuh Purwodadi Kamri bercerita, temuan sesosok mayat perempuan tersebut bermula pada hari Minggu (19/3/2023) malam, penjaga wisma penginapan curiga tamu yang menginap sejak Sabtu (18/3/2023) sore tak kunjung keluar kamar.


Isi surat pelaku mutilasi wanita di Sleman.

Sementara lampu kamar terus menyala. Karena curiga, Minggu malam itu, sekira pukul 22.30 WIB, pintu kamar diketuk. Namun tidak ada jawaban.  

"Terus dibuka, congkel lewat jendela kecil ditemukanlah (mayat) di kamar mandi," ungkapnya.  

Saat itu, Ia mengaku ditelfon oleh penjaga hotel. Kemudian ditindaklanjuti menghubungi Polsek Pakem, Polres Sleman dan Polda DIY. Kamri mengatakan, saat ditemukan kondisi jenazah mengenaskan. 

Proses evakuasi berlangsung cukup lama. Karena kondisi jenazah yang tidak utuh.  

"Jenazah baru berhasil dievakuasi saat adzan subuh dan dibawa ke RS Bhayangkara," katanya

Motif pelaku mutilasi 

Sosok pria misterius pelaku mutilasi di Sleman berhasil terungkap. Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan Ayu Indraswari bernama Heru Prastiyo (23). Pria gondrong tak terurus itu melakukan aksi kejinya memutilasi Ayu Indraswari di kamar mandi.

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan motif dibalik pembunuhan Heru Prastiyoo karena pelaku terjerat pinjol alias pinjaman online

"Bahwasanya alasan yang bersangkutan melakukan pembunuhan sebagaimana yang disampaikan tadi untuk menguasai harta milik korban dikarenakan tersangka terlilit utang pinjol dari tiga aplikasi senilai Rp 8 juta," ungkapnya 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga yang bersangkutan mencari cara untuk melunasi hutang dengan mendapatkan uang secara cepat dengan melakukan pembunuhan,” ujar Nuredy pada Rabu (22/3/2023) (Apo/Buz/Nur/Ind)

Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral