News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Tolak Sogokan Duit Rp654 Miliar dari Produsen Mobil Asing

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menolak sogokan dari sebuah produsen mobil asing yang meminta agar membatalkan program nasional yakni produksi mobil lokal.
Minggu, 12 Maret 2023 - 21:06 WIB
Hashim Djojohadikusumo
Sumber :
  • Tim tvOne/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menolak sogokan dari sebuah produsen mobil asing yang meminta agar membatalkan program nasional yakni produksi mobil lokal buatan dalam negeri. 

Pasalnya, perusahaan mobil asing tersebut menginginkan Indonesia untuk mengimpor produknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh adik kandung Prabowo yakni Hashim Djojohadikusumo di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/3/2023).

Mulanya, Hashim mengisahkan bahwa sejak dahulu, kakaknya memiliki cita-cita untuk Indonesia memiliki dan memproduksi mobil nasional asli buatan anak bangsa.

"Probowo punya obsesi dari dulu, kalau pak Habibie menceritakan pesawat terbang, Pak Prabowo mau menceritakan cita-cita kita soal mobil nasional yang benar-benar nasional, bukan jiplakan dari luar negeri. Ganti nama, ganti merek itu sudah biasa. Tapi betul-betul dengan kandungan lokal yang tinggi," kata Hashim.

Dia menjelaskan bahwa cita-cita mobil nasional tersebut sudah disetujui oleh Presiden RI, Joko Widodo. Bahkan kini, prosesnya telah berjalan.

Dia mengatakan, kendaraan taktis (rantis) untuk operasional TNI tersebut diberi nama Maung yang berada dari Bahasa Sunda. 

Selain itu, produksi mobil Maung tersebut juga berada di Bandung, Jawa Barat.

"Prabowo mau mencanangkan program nasional mobil kendaraan taktis, itu namanya Maung dari Bahasa Sunda. Pak Prabowo usulkan dan disetujui pak Jokowi untuk jadi kendaraan taktis TNI," ucapnya.

"Dan sebulan lalu sudah 72 persen. Tinggal nanti mesin dibuat di Indonesia di Bandung. Yang sekarang sedang negosiasi dengan perusahaan korea namanya Ssangyong, mesin mereka yang sebenarnya ada rancangan desain dari Mercedes dari Jerman, agar mesin itu dibuat di Indonesia," jelas dia.

Akan tetapi, Hashim mengaku sangat terkejut mendengar cerita Prabowo kepadanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata dia, Prabowo didatangi oleh pihak perusahan mobil asing yang meminta program mobil Maung dibatalkan.

"Dia cerita ke kami, dia bertemu dengan perusahaan produsen mobil asing, ini tiga minggu lalu atau sebulan lalu Pak Prabowo menerima delegasi dari perusahaan mobil asing, saya tidak mau sebut namanya. Mereknya di mana mana di kota Jakarta," ungkap Hashim.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT