GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kemenkeu Didominasi Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Pasca temuan transaksi janggal milik Rafael Alun Trisambodo senilai Rp 500 miliar, publik kembali dihebohkan dengan temuan anyar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Terbaru, ada temuan transaksi mencurigakan senilai ratusan triliun rupiah di lembaga yang dipimpin Sri Mulyani tersebut.
Rabu, 8 Maret 2023 - 15:40 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat di UGM.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Pasca temuan transaksi janggal milik Rafael Alun Trisambodo senilai Rp 500 miliar, publik kembali dihebohkan dengan temuan anyar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Terbaru, ada temuan transaksi mencurigakan senilai ratusan triliun rupiah di lembaga yang dipimpin Sri Mulyani tersebut.

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Ia mengaku mendapat laporan terbaru ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp 300 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi terbaru malah ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp 300 T (triliun) di lingkungan Kementerian Keuangan," kata Mahfud kepada wartawan di UGM, Rabu (8/3/2023).

Dari jumlah sebesar itu, mayoritas berada di dua lembaga Kementerian Keuangan. Keduanya merupakan instansi yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik karena kasus rekening gendut dan pamer harta pejabatnya.

"Sebagian besar berada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, itu yang hari ini," terang Mahfud.

Dijelaskan Mahfud, temuan sebesar Rp 300 triliun ini di luar temuan PPATK terhadap 40 rekening Rafael Alun Trisambodo yang dibekukan senilai Rp 500 miliar. Ia menemukan data itu dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Selain dirinya, ada juga Menkeu Sri Mulyani dalam tim itu sebagai anggota. Kemudian ada Ketua PPATK Ivan Yustiavandana sebagai sekretaris tim.

Mahfud meminta kepada instansi berwenang untuk melacak transaksi mencurigakan tersebut.

"Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya gak sampai triliunan, ratusan miliar. Sekarang hari ini sudah ditemukan lagi kira-kira Rp 300 T itu harus dilacak," ungkapnya.

Mahfud melanjutkan, hasil temuan itu sudah ia sampaikan kepada Menkeu Sri Mulyani. PPATK juga sudah melaporkannya kepada Menkeu.

"Saya sudah sampaikan kepada Bu Sri Mulyani. Dan PPATK juga sudah sampaikan," ujarnya.

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, hasil temuan ini perlu disampaikan kepada publik secepatnya. Sebab pada zaman sekarang, orang tidak akan bisa menyembunyikan sesuatu.

Bahkan menurutnya, temuan itu tetap saja bisa bocor ke publik walaupun dirinya tidak menyampaikan. Hal ini juga sebagai upaya mendahului berita hoaks yang bisa saja muncul terkait kabar tersebut.

"Kenapa saya bicara kepada saudara, ya kita tidak bisa sembunyi-sembunyi di era sekarang. Saya ndak ngomong juga bisa bocor keluar, malah saya sampaikan, mendahului berita hoaks. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud menegaskan bahkan apa yang ia sampaikan ini bukanlah berita bohong atau hoaks. Namun bisa dipertanggungjawabkan karena ada data tertulisnya.

"Ini yang saya sampaikan tidak hoaks, ada datanya, tertulis," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT