News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis SPK Dukung Langkah Konkret KPK Naikkan Kasus Formula E ke Tahap Penyidikan

Kelompok aktivis Satgas Pemburu Koruptor (SPK) kembali gelar aksi Jumat Keramat didepan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan
Jumat, 3 Maret 2023 - 20:18 WIB
Kelompok aktivis Satgas Pemburu Koruptor (SPK) kembali menggelar aksi Jumat Keramat didepan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023).
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Kelompok aktivis Satgas Pemburu Koruptor (SPK) kembali menggelar aksi Jumat Keramat didepan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023).

Dalam aksinya kali ini, para pendemo menggelar teatrikal kibaskan bendera race Formula E di garis finish sebagai tanda atau kode bahwa penanganan kasus Formula E sedikit lagi masuk garis finish dan naik ke tahap penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedikit lagi kasus dugaan korupsi Formula E masuk garis finish, dan kami mendukung KPK melakukan langkah konkret untuk menaikkan kasus Formula E ini ke tahap penyidikan," tegas Koordinator Aksi Ali Ibrahim.

Mereka juga mengingatkan kepada KPK bahwa lembaga antirasuah yang dipimpin Firli Bahuri tidak sendirian dalam mengusut kasus tindak pidana korupsi Formula E di negeri ini. 

"Jika sudah naik ke tahap penyidikan, KPK jangan ragu-ragu dan tidak perlu terpengaruh dengan penggiringan opini kubu lawan KPK. Segera menetapkan status tersangka terhadap koruptor Formula E sehingga tidak lari dari tanggung jawab," terangnya.

Ali kembali menegaskan agar KPK segera mengusut tuntas skandal korupsi Formula E tanpa tebang pilih dan tanpa pandang bulu karena telah merugikan keuangan negara.

"Kasus Formula E ini menjadi pembicaraan menarik karena perkara yang menyeret nama Anies Baswedan ini bakal naik ke tahap penyidikan. Prediksi Anies akan bernasib naas di kasus Formula E, kita serahkan sepenuhnya kepada KPK yang memiliki bukti-bukti yang cukup," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyakini bahwa publik mempercayai dalam kasus Formula E akan berakhir manis namun tak semanis para koruptor dan mafia yang bebas berkeliaran tanpa takut oleh jeratan hukum.

"Kami tak akan membiarkan KPK sendirian untuk berjuang untuk menuntaskan kasus balap mobil listrik tersebut hingga para tersangka bisa tidur di Hotel Prodeo. Koruptor boleh saja membungkam dan menyerang KPK dengan penggiringan opini sesat. Tapi mereka tidak akan pernah mampu membungkam dan mendikte suara rakyat. Suara rakyat adalah suara Tuhan, maka bersiaplah untuk ngekost di KPK," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT