GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sukses Prediksi Gempa Turki, Frank Hoogerbeets Kini Ramal Sulawesi Bakal Diguncang Gempa Besar, Begini Katanya

Frank Hoogerbeets seorang ahli seismik asal Belanda kembali membuat ramalannya terkait gempa besar, kali ini di Sulawesi, Halmahera, bahkan mungkin Laut Banda.
Jumat, 3 Maret 2023 - 04:31 WIB
Frank Hoogerbeets seorang ahli seismik asal Belanda meramalkan Indonesia bakal dilanda gempa besar
Sumber :
  • Tangkapan Layar TikTok @rohimat.vlog

Jakarta, tvOnenews.com - Frank Hoogerbeets seorang ahli seismik asal Belanda kembali membuat heboh dengan ramalannya terkait gempa besar.

Sebelumnya Frank Hoogerbeets mendadak viral setelah memprediksi gempa Turki berkekuatan skala 7,8 magnitudo melanda Turki Selatan dan Suriah Utara. Hingga gempa besar pun benar-benar terjadi di Turki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Frank Hoogerbeets kembali meramalkan peristiwa gempa besar yang bakal terjadi. Namun kali ini Frank meramalkan gempa besar ini bakal terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Seperti dilansir TikTok @rohimat.vlog Frank meramalkan potensi gemba besar berkekuatan magnitudo 8.

"Dari Kamchatka Kepulauan Kuril dan Jepang di Utara, di atas Filipina, dan juga menandai Sulawesi, Halmahera, bahkan mungkin Laut Banda, Indonesia," tuturnya.

Lebih lanjut Frank mengatakan gempa besar itu akan terjadi pada bulan Maret ini.

"Ini bisa menjadi signifikan untuk tanggal 3 atau 4 Maret. Kita menghitung 6 hari dari tanggal 25, kita akan berakhir sekitar. Ini adalah sebuah kemungkinan," tambahnya.

Frank mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dengan prediksi yang ia keluarkan.

"Sekali lagi, minggu pertama bulan Maret akan sangat kritis. Kita bisa melihat peristiwa seismik besar Ini adalah sesuatu yang harus ekstra waspada," pungkasnya.

Frank Ramal Gempa Turki

Akun twitter Frank Hoogerbeets mendadak viral setelah memprediksi gempa Turki berkekuatan skala 7,8 magnitudo melanda Turki selatan dan Suriah utara pada Senin yang lalu.

Dilansir dari postingannya di twitter pada hari jumat, atau 3 hari sebelum kejadian gempa, ia menulis, "Cepat atau lambat akan ada gempa berkekuatan 7,5 M di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Lebanon)".

Setelah gempa Turki terjadi, tweetnya menjadi viral. Postingannya sudah dilihat lebih dari 52 juta tampilan dan 73 ribu retweet.

Jika dilihat dari biografi Twitternya, Hoogerbeets menulis bahwa ia adalah seorang peneliti lembaga survei geometri tata surya.

Frank Hoogerbeets memprediksi gempa Turki lewat geometri benda langit di Tata Surya.
Dalam situs webnya, lembaga penelitian ini bertugas memantau geometri antara benda langit yang terkait dengan aktivitas seismik.

Seorang pengguna mencatat bahwa Hoogerbeets telah "secara akurat memprediksi area yang tepat dan besarnya yang hampir pasti" dari gempa tersebut.

Simak 5 Fakta Frank Hoogerbeets, Orang yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian, berikut ini:

1. Tidak Memiliki Gelar Sains

Frank Hoogerbeets tidak memiliki gelar sains, ia menyebut dirinya sebagai seorang penggila sains, dikutip dari pernyataanya kepada FOX40 tahun 2015 silam.

Ia juga pernah membuat prediksi tentang gempa bumi besar di California yang ternyata tidak menjadi kenyataan.

2. Seorang Peneliti (Solar System Geometry Survey) SSGEOS 

Frank Hoogerbeets adalah seorang peneliti yang tinggal di Belanda. Ia mengelola lembaga Solar System Geometry Survey atau SSGEOS.

Lembaga ini adalah sebuah lembaga penelitian tempatnya bekerja. SSGEOS bertugas memantau geometri antar benda langit terkait aktivitas seismik.

Dikutip dari laman resmi SSGEOS, lembaga ini hanya fokus terhadap potensi gempa dengan kekuatan di atas skala 6 magnitudo dan atau yang lebih besar. 

3. Seorang Peramal Gempa

Dikutip dari Tech Times, Hoogerbeets memproklamirkan diri sebagai peramal gempa atau quake mystic. 

Berbeda hal dengan statement tersebut, media Inggris, Express, menyebut dirinya adalah seorang prediktor gempa gadungan. 

Hal ini dikarenakan ia disebut menggunakan cara yang tidak diakui secara ilmiah dalam memprediksi gempa bumi.

Sejumlah ramalan terdahulunya tentang kemungkinan adanya gempa bumi juga banyak yang meleset atau tidak terbukti sama sekali.

4. Cenayang Roh dan Crop Circle

Hoogerbeets juga mengakui bahwa dirinya mengandalkan petunjuk dari roh dan formasi crop circle untuk meramal kapan persisnya gempa bumi yang terjadi selanjutnya.

Sedangkan Crop circle adalah munculnya sebuah pola simetris pada hamparan lahan yang luas atau padang.

Pola ini kerap terjadi di padang rumput atau persawahan. Pola ini juga kerap dianggap sebagai jejak keberadaan sosok alien atau unidentified flying object (UFO).

Uniknya, Frank Hoogerbeets juga mengatasnamakan diri sebagai seorang peneliti dari Solar System Geometry Survey (SSGEOS) atau Lembaga Survei Geometri Tata Surya.

SSGEOS bertugas memantau geometri benda langit, dalam hal ini yang berkaitan dengan aktivitas gempa bumi atau seismik.

Sederhananya, teori Frank Hoogerbeets menjelaskan bahwa perubahan tata letak benda langit memiliki kaitan erat dengan terjadinya gempa di planet Bumi. 

Posisi beberapa planet yang sejajar atau membentuk kurva tertentu dapat memberi andil memancarkan gelombang elektromagnetik ke Bumi sehingga menyebabkan terjadinya gempa bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada salah satu postingan SSGEOS, Frank Hoogerbeets juga enerangkan konjungsi planet yang mempengaruhi terjadinya gempa bumi.

Situs SSGEOS juga menyebut bahwa sejumlah contoh gempa-gempa besar yang terjadi dikaitkan dengan posisi tertentu dari sejumlah planet di Tata Surya. (udn/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT