News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teddy Minahasa Bantah Punya Hubungan Spesial dengan Linda: Kalau Martabak, Ada yang Spesial!

Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa Putra membantah keras memiliki hubungan spesial dengan Linda. 
Kamis, 2 Maret 2023 - 05:20 WIB
Teddy Minahasa bantah punya hubungan spesial dengan Linda, sebut kalau martabak ada yang spesial
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa Putra membantah keras memiliki hubungan spesial dengan Linda

Bantahan tersebut terungkap ketika Teddy Minahasa dihadirkan sebagai saksi mahkota untuk terdakwa AKBP Dody Prawiranegara dan Linda Pujiastuti alias Anita Cepu alias Anita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, penasihat hukum kedua terdakwa mencecar soal hubungan khusus antara Teddy Minahasa dengan Linda.

"Saudara saksi ada hubungan khusus dengan terdakwa? Hubungan pribadi dengan Linda atau Anita?,” tanya salah satu penasihat hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (1/3/2023).

Teddy Minahasa lantas membantah tegas pertanyaan tersebut dengan mengaku tidak pernah memiliki hubungan spesial.

Dia juga menjawab satir pertanyaan tim penasihat hukum Dody Prawiranegara dan Linda Pujiastuti.

"Enggak ada! Kalau martabak, ada yang spesial," tegasnya.

Teddy Minahasa bantah punya hubungan spesial dengan Linda, sebut kalau martabak ada yang spesial. Dok: Muhammad Bagas/tvOne

Suasana persidangan pun tampak mulai memanas karena perdebatan antara penasihat hukum dengan saksi, yakni Teddy Minahasa.

Majelis hakim lantas menengahi situasi tersebut yang mana meminta Teddy Minahasa agar menjawab sesuai dengan pertanyaan penasihat hukum.

"Saudara saya ingatkan sekali lagi agar menjawab hanya sesuai pertanyaan. Tidak lebih atau kurang," kata hakim.

Linda Mengaku Punya Hubungan Spesial dengan Teddy Minahasa

Lain halnya dengan Teddy Minahasa, Linda mengaku punya hubungan spesial dengan Teddy Minahasa.

Di persidangan Senin (27/2/2023), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi kunci, yakni mantan Kapolres Bukit Tinggi AKBP Doddy Prawiranegara dan Linda Pujiastuti alias Anita Cepu alias Anita.

Ketua Majelis Hakim Jon Sarman Saragih menanyakan identitas kedua saksi tersebut terlebih dahulu. Biodata kedua saksi dibacakan majelis hakim secara jelas.

tvonenews

Akan tetapi, ada yang menarik saat saksi ditanya apakah mengenal terdakwa dan apakah ada hubungan keluarga dengan Teddy Minahasa atau tidak.

“Kenal Yang Mulia,” jawab Doddy.

“Ada hubungan keluarga?,” tanya hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada Yang Mulia,” tambah Doddy lagi.

Setelah Doddy ditanya, kini giliran Linda yang menjawab.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral