Mencengangkan! 4 Fakta Frank Hoogerbeets, Seorang Peneliti yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian!
- ssgeos.org
Turki, tvOnenews.com - Akun twitter Frank Hoogerbeets mendadak viral setelah memprediksi gempa Turki berkekuatan skala 7,8 magnitudo melanda Turki selatan dan Suriah utara pada Senin yang lalu.
Dilansir dari postingannya di twitter pada hari jumat, atau 3 hari sebelum kejadian gempa, ia menulis, "Cepat atau lambat akan ada gempa berkekuatan 7,5 M di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Lebanon)".
Setelah gempa Turki terjadi, tweetnya menjadi viral. Postingannya sudah dilihat lebih dari 52 juta tampilan dan 73 ribu retweet.
Jika dilihat dari biografi Twitternya, Hoogerbeets menulis bahwa ia adalah seorang peneliti lembaga survei geometri tata surya.
Mencengangkan! 4 Fakta Frank Hoogerbeets, Seorang Peneliti yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian!. Source: twitter.com
Frank Hoogerbeets memprediksi gempa Turki lewat geometri benda langit di Tata Surya.
Dalam situs webnya, lembaga penelitian ini bertugas memantau geometri antara benda langit yang terkait dengan aktivitas seismik.
Seorang pengguna mencatat bahwa Hoogerbeets telah "secara akurat memprediksi area yang tepat dan besarnya yang hampir pasti" dari gempa tersebut.
Simak 5 Fakta Frank Hoogerbeets, Orang yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian, berikut ini:
1. Tidak Memiliki Gelar Sains
Frank Hoogerbeets tidak memiliki gelar sains, ia menyebut dirinya sebagai seorang penggila sains, dikutip dari pernyataanya kepada FOX40 tahun 2015 silam.
Ia juga pernah membuat prediksi tentang gempa bumi besar di California yang ternyata tidak menjadi kenyataan.
2. Seorang Peneliti (Solar System Geometry Survey) SSGEOS
Frank Hoogerbeets adalah seorang peneliti yang tinggal di Belanda. Ia mengelola lembaga Solar System Geometry Survey atau SSGEOS.
Lembaga ini adalah sebuah lembaga penelitian tempatnya bekerja. SSGEOS bertugas memantau geometri antar benda langit terkait aktivitas seismik.
Dikutip dari laman resmi SSGEOS, lembaga ini hanya fokus terhadap potensi gempa dengan kekuatan di atas skala 6 magnitudo dan atau yang lebih besar.
3. Seorang Peramal Gempa
Dikutip dari Tech Times, Hoogerbeets memproklamirkan diri sebagai peramal gempa atau quake mystic.
Berbeda hal dengan statement tersebut, media Inggris, Express, menyebut dirinya adalah seorang prediktor gempa gadungan.
Load more