GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dilanda Banjir yang Menewaskan Ribuan Orang, Pakistan Kini Terancam Penyakit Akibat Hidup di Pengungsian

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan tentang bencana kedua setelah banjir yang mematikan di Pakistan pada musim panas ini, yakni bencana penyakit
Minggu, 18 September 2022 - 18:52 WIB
Para pengungsi yang sedang berdesak-desakan untuk mendapatkan bantuan di Pakistan.
Sumber :
  • Ap Newsroom

Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan tentang bencana kedua setelah banjir yang mematikan di Pakistan pada musim panas ini. Para dokter dan pekerja medis berlomba-lomba untuk memerangi wabah penyakit yang ditularkan melalui air.

Banjir itu mulai surut di beberapa provinsi, namun masih banyak warga yang masih mengungsi di tenda-tenda dan kamp darurat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat dari banjir tersebut, masyarakat menghadapi berbagai penyakit, antara lain ancaman infeksi saluran pencernaan, demam berdarah dan malaria yang terus meningkat. Air yang kotor dan tergenang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Saya sangat prihatin dengan potensi bencana kedua di Pakistan, gelombang penyakit dan kematian akibat bencana ini. Terkait dengan perubahan iklim yang telah berdampak parah pada sistem kesehatan vital yang membuat jutaan orang rentan,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari laman Ap Newsroom, Minggu (18/9/2022). 

“Pasokan air terganggu, memaksa orang untuk minum air yang tidak aman. Tetapi jika kita bertindak cepat untuk melindungi kesehatan dan memberikan layanan kesehatan, kita dapat secara signifikan mengurangi dampak krisis yang akan datang ini,”

Kepala WHO juga mengatakan bahwa hampir 2 ribu fasilitas kesehatan telah rusak seluruhnya dan mendesak para pendonor untuk terus bermurah hati sehingga lebih banyak nyawa dapat diselamatkan.

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif berangkat ke New York pada hari Sabtu waktu setempat untuk menghadiri pertemuan langsung dengan para pemimpin dunia di Majelis umum PBB. Sharif akan meminta lebih banyak bantuan dari masyarakat internasional untuk mengatasi bencana tersebut.

Sebelum keberangkatannya, Sharif mendesak para dermawan dan lembaga bantuan untuk menyumbangkan makanan bayi untuk anak-anak. Selain itu ia juga meminta selimut, pakaian, serta bahan makanan lainnya untuk para korban banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hujan monsun belum pernah terjadi sebelumnya sejak pertengahan Juni. Para ahli mengaitkan banjir tersebut dengan perubahan iklim. Banjir itu telah menewaskan 1.545 orang di seluruh Pakistan dan menggenangi jutaan hektar tanah, serta menewaskan 552 anak.

Secara nasional, menurut Otoritas Manajemen Bencana Nasional banjir telah merusak 1,8 juta rumah, menghanyutkan jalan dan menghancurkan hampir 400 jembatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.
6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

Real Madrid bersiap rombak besar usai musim mengecewakan. Enam pemain terancam hengkang, termasuk Camavinga yang diminati klub elite Eropa.
Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Situasi tersebut tak lepas dari peluang Jordi Amat yang masuk dalam skema baru sebagai gelandang. Perubahan peran ini membuat persaingan di lini tengah semakin ketat dan penuh dinamika.
Babak 16 Besar Liga Champions Penuh Drama! Ini Catatan Suram dari Premier League

Babak 16 Besar Liga Champions Penuh Drama! Ini Catatan Suram dari Premier League

Babak 16 besar Liga Champions 2025–2026 resmi berakhir dengan drama dan kejutan yang memanaskan persaingan menuju perempat final.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral