News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kedekatan Ratu Elizabeth II dengan Indonesia, Pernah Memberi Undangan Khusus Untuk Presiden Indonesia

Kabar duka datang dari Istana Buckingham, Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II dikabarkan meninggal dunia usia 96 tahun pada Kamis Sore (8/9/2022) waktu setempat.
Jumat, 9 September 2022 - 17:30 WIB
Ratu Elizabeth II
Sumber :
  • Twitter @UKinIndonesia

London, Inggris - Kabar duka datang dari Istana Buckingham, bahwa Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II dikabarkan meninggal dunia pada Kamis Sore (8/9/2022) waktu setempat. Ratu Elizabeth II meninggal pada usia 96 tahun dan menjadi pemimpin paling lama berkuasa. 

Masa pemerintahannya selama 70 tahun, Elizabeth naik takhta pada 6 Februari 1952 saat menggantikan sang ayah Raja George VI meninggal dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Elizabeth telah mengalahkan rekor nenek buyutnya yang sebelumnya telah memimpin masa pemerintahan terpanjang selama 63 tahun.

Ratu Elizabeth II menjadi ratu monarki konstitusional dari 16 negara berdaulat di Inggris dan ketua dari 54 anggota negara-negara persemakmuran. Selain itu, dia juga merupakan Gubernur Agung Gereja Inggris.

Kabar meninggalnya Ratu Elizabeth II disampaikan oleh pihak Istana Buckingham. 

“Ratu meninggal dengan tenang di Balmoral pada petang ini. Upacara bagi raja dan ratu akan diadakan di Balmoral malam ini dan akan dibawa ke London pada besok hari,” disampaikan dalam pernyataan Istana Buckingham.

Sebelum meninggal, kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II sempat dikabarkan menurun. Mendengar kabar tersebut, seluruh keluarga Istana langsung menuju kastil Balmoral di Skotlandia, untuk mendampingi sang Ratu.

Ratu Elizabeth II Pernah Berkunjung ke Indonesia

Pada tanggal 18 hingga 22 Maret 1974, Ratu Elizabeth II bersama suaminya, Pangeran Philip untuk mengunjungi 3 kota di Indonesia untuk membangun hubungan bilateral antara Inggris dan Indonesia.

Diketahui bahwa kedatangan Ratu Elizabeth II datang ke Indonesia dalam rangka Royal Tour 1974.


Ratu Elizabeth II bersama Pangeran Philip Kunjungi Indonesia disambut Mantan Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto. (Ist)

Kota yang dikunjungi tersebut yakni Bali, Yogyakarta, dan Jakarta. Elizabeth dan Philip datang ke Indonesia bersama dengan seluruh rombongan menggunakan kapal pesiar dan pesawat udara.

Tiba di Bali, keduanya melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan Kapal Pesiar kerajaan Britania. Menyambut kedatangan Elizabeth, Pemda DKI Jakarta sambut dengan penampilan ondel-ondel sebagai kebudayaan Jakarta, lengkap bersama tanjidor. Ali Sadikin yang saat itu sebagai Gubernur DKI Jakarta mengajak berkeliling kota tua.

Kemudian, sang Ratu Inggris ini menjadi tamu kenegaraan dengan disambut oleh Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto di Istana Negara, Jakarta. Kedatangannya dikawal ketat oleh polisi militer.

Setelah mengunjungi Jakarta, Ratu Elizabeth tiba di Yogyakarta dan disambut oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX di Keraton Yogyakarta. Elizabeth bersama suaminya sempat berkunjung ke Borobudur sebelum bertolak kembali ke Bali.

Lawatan ini menjadi sejarah penting bagi kedua negara. 

Mantan Presiden RI, SBY Membagikan Foto Bersama Ratu Elizabeth II

Saat sepeninggal suami Ratu Elizabeth II, Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat membagikan foto saat melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Kerajaan Inggris Raya pada tanggal 31 Oktober hingga 2 November 2012 lalu, semasa pemerintahannya.

Presiden Republik Indonesia ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono bersama Istrinya, Ani Yudhoyono kala itu sempat beberapa kali mengikuti acara dengan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip yang saat itu menjadi tuan rumah. 

“Saya dan Istri (almarhumah) punya kenangan yang indah ketika melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Inggris pada tahun 2012. Dalam kunjungan itu beberapa kali saya dan Ibu Ani mengikuti acara bersama Queen Elizabeth II dan Prince Philip sebagai tuan rumah, yang berlangsung dalam suasana yang baik,” tulis Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono di akun @aniyudhoyono pada (17/4/2022) lalu.


Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono bertemu Ratu Elizabeth II. (Ist)

Kedatangan Mantan Presiden RI tersebut dalam rangka memenuhi undangan dari Ratu Elizabeth II. Undangan tersebut diberikan oleh Mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron saat mengunjungi Jakarta pada April 2012 lalu.

King Charles III, Raja Baru Inggris Gantikan Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II wafat di Istana Balmoral, Skotlandia, Kamis (8/9/2022) waktu setempat. Dengan meninggalnya Ratu Elizabeth, putra sulungnya Charles (73), kini menjadi raja, King Charles III. 

Ratu Elizabeth meninggal dunia di usia 96 tahun setelah bertahta selama 70 tahun. King Charles III telah secara resmi diangkat sebagai raja baru Inggris oleh Dewan Penobatan di Istana St James's London, Jumat (9/9/2022). Sementara istrinya, Camilla Parker Bowles, kini disebut permaisuri.

Charles secara resmi juga telah mengumumkan ungkapan duka atas meninggalnya sang ibu. 

"Meninggalnya Ibunda tercinta, Yang Mulia Ratu, merupakan momen kesedihan terbesar bagi saya dan seluruh anggota keluarga saya," tulis Charles dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Istana Buckingham.

Dalam suasana duka ini, Istana Buckingham menyebut bahwa Raja dan Permaisuri akan berada di Balmoral dan baru akan kembali ke London, Jumat. 

Charles menggantikan Ratu Elizabeth II memimpin Inggris Raya. Dia juga menjadi kepala negara dari 14 kerajaan, termasuk Australia, Kanada, dan Selandia Baru.  

Setelah Charles, pewaris tahta berikutnya adalah Pangeran William, diikuti Pangeran George, putra William dan Kate Middleton. 

Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa

Meninggalnya Ratu Elizabeth II telah mengundang perhatian banyak orang di seluruh dunia, salah satunya Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang sampaikan Belasungkawa atas wafatnya sang Ratu Inggris. 

"I am deeply saddened by the passing of Queen Elizabeth II, a widely admired and beloved queen (Saya sangat berduka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II, seorang ratu yang sangat dikagumi dan dicintai)," kata Presiden Jokowi melalui akun twitter resminya @jokowi pada hari Jumat (9/9/2022). 


Presiden RI, Joko Widodo. (Ist)

Ratu Elizabeth II menghembuskan napas terakhir di Istana Balmoral, Aberdeenshire, Skotlandia, Jumat (8/9/2022). Kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II memburuk usai dirawat pada bulan Oktober 2021. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"My deepest sympathy and heartfelt condolences to the Royal Family, the government, and the people of the UK (Saya sampaikan simpati dan belasungkawa yang tulis kepada keluarga kerajaan, pemerintah dan rakyat Britania Raya," tambah Presiden.

Selain Presiden RI Joko Widodo, kepala negara dunia lainnya juga sampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ratu Elizabeth II, salah satunya Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (act/put/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral