News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menlu AS janji galang dana untuk Gaza, tidak untuk Hamas

AS akan bekerja dengan mitranya "untuk memastikan bahwa Hamas tidak mendapat manfaat dari bantuan rekonstruksi."
Selasa, 25 Mei 2021 - 20:38 WIB
Menlu AS Antony Blinken berbicara dengan Menlu Israel Gabi Ashkenazi, setibanya di Bandara Tel Aviv Ben Gurion, Selasa, (25/5/2021).
Sumber :
  • Asociated Pres

Jerusalem, 25/5 - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Selasa berjanji untuk "menggalang dukungan internasional" untuk membantu Gaza menyusul perang yang menghancurkan di sana. AS juga akan menjamin bantuan tersebut tidak akan jatuh ke tangan para penguasa militan Hamas.

“Kami tahu bahwa untuk mencegah kembali ke kekerasan, kami harus menggunakan ruang yang diciptakan untuk mengatasi serangkaian masalah dan tantangan mendasar yang lebih besar. Dan itu dimulai dengan menangani situasi kemanusiaan yang parah di Gaza dan mulai membangun kembali,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perang 11 hari antara Israel dan Hamas menewaskan lebih dari 250 orang, sebagian besar warga Palestina, serta menyebabkan kerusakan luas. 

Gencatan senjata yang mulai berlaku Jumat sejauh ini telah berlangsung, tetapi tidak membahas salah satu masalah mendasar dalam konflik Israel-Palestina yakni bantuan kemanusiaan.

“Amerika Serikat akan bekerja untuk menggalang dukungan internasional terkait upaya itu sambil juga memberikan kontribusi penting kami sendiri.” Dia menambahkan bahwa AS akan bekerja dengan mitranya "untuk memastikan bahwa Hamas tidak mendapat manfaat dari bantuan rekonstruksi."

Blinken juga menegaskan tidak akan bertemu dengan Hamas, yang tidak mengakui hak Israel. Selain itu AS berposisi sama dengan Israel yang menganggap Hamas sebagai organisasi teroris.

Blinken membahas konflik yang lebih besar, dengan mengatakan "kami percaya bahwa orang Palestina dan Israel sama-sama berhak untuk hidup dengan aman dan terjamin, untuk menikmati ukuran kebebasan, kesempatan dan demokrasi yang sama, untuk diperlakukan dengan bermartabat."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Blinken mengakui, para diplomat utama AS menghadapi kendala yang sama, yang telah menghambat proses perdamaian yang lebih luas selama lebih dari satu dekade, yakni dikarenakan kepemimpinan Israel, perpecahan di Palestina, dan ketegangan yang mengakar di sekitar Yerusalem dan situs-situs sucinya. 

Pemerintahan Biden pada awalnya berharap untuk tidak terseret ke dalam konflik yang berkepanjangan dan fokus pada prioritas kebijakan luar negeri lainnya sebelum kekerasan pecah.(ito/AP)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT