Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata, Militer AS Tetap Siaga Penuh, Iran Sebut Tak Bermakna
- Antara
“Perpanjangan gencatan senjata Trump tidak berarti apa-apa,” ujar Mohammadi.
Ia bahkan menilai langkah tersebut sebagai taktik Amerika Serikat untuk mengulur waktu sebelum melancarkan serangan lanjutan.
Menurutnya, keputusan sepihak yang diambil Washington justru memperkuat kecurigaan Iran terhadap niat sebenarnya dari AS.
“Perpanjangan ini jelas merupakan strategi untuk menunda waktu demi serangan mendadak,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Iran tidak melihat kebijakan ini sebagai upaya damai, melainkan bagian dari manuver militer yang lebih besar.
Ketegangan Masih Tinggi di Tengah Gencatan
Meski secara formal gencatan senjata diperpanjang, dinamika di lapangan menunjukkan situasi yang masih rapuh. Kesiapan militer AS dan respons keras Iran menjadi indikasi bahwa konflik belum benar-benar mereda.
Blokade yang tetap diberlakukan juga berpotensi memperpanjang ketegangan, terutama di sektor ekonomi dan logistik Iran.
Di sisi lain, sikap Iran yang menolak pengumuman sepihak tersebut memperkecil peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.
Kondisi ini menempatkan kawasan Timur Tengah kembali dalam bayang-bayang eskalasi konflik, di tengah strategi militer dan diplomasi yang berjalan beriringan namun tidak sejalan.
Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada langkah kedua negara, apakah memilih jalur negosiasi yang lebih konkret atau justru kembali pada konfrontasi terbuka. (nsp)
Load more