GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Houthi Resmi Ikut Perang Iran vs Israel, Serangan dari Yaman Picu Ancaman Baru di Timur Tengah

Houthi resmi ikut serang Israel bersama Iran, konflik Timur Tengah makin meluas dan ancam jalur pelayaran serta energi global
Minggu, 29 Maret 2026 - 12:00 WIB
Rudal Houthi serang Israel.
Sumber :
  • APTN

Iran, tvOnenews.com - Konflik besar di Timur Tengah semakin meluas setelah kelompok Houthi yang didukung Iran resmi ikut terjun langsung menyerang Israel. Serangan ini menandai babak baru yang berpotensi memperluas perang, sekaligus meningkatkan ketegangan kawasan secara signifikan.

Kelompok Houthi dari Yaman meluncurkan serangan pertama mereka ke wilayah Israel sejak konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel pecah pada akhir Februari 2026. Aksi ini mempertegas keterlibatan langsung sekutu Iran dalam medan perang yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Houthi Mulai Serang Israel dari Yaman

Israel mengonfirmasi bahwa sebuah rudal ditembakkan dari wilayah Yaman menuju negaranya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan, serangan ini menjadi sinyal kuat bahwa konflik tidak lagi terbatas pada Iran dan Israel saja.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, bahkan menyatakan bahwa serangan tersebut bukan yang terakhir. Kelompok ini berjanji akan terus melancarkan serangan lanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap Iran.

Tak hanya satu, Houthi juga disebut telah melancarkan serangan kedua dalam waktu berdekatan. Hal ini memperlihatkan kemampuan mereka menjangkau target jarak jauh, sekaligus meningkatkan ancaman bagi stabilitas kawasan.

Perang Meluas, Sekutu Iran Bergerak

Keterlibatan Houthi memperlihatkan pola yang semakin jelas bahwa sekutu Iran di kawasan mulai aktif bergerak. Sebelumnya, kelompok Hezbollah di Lebanon juga kembali terlibat dalam konflik setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di wilayah tersebut.

Serangan Israel ke Lebanon bahkan menewaskan beberapa jurnalis dan pekerja penyelamat, yang memicu kecaman dan meningkatkan eskalasi konflik lintas negara.

Di sisi lain, Iran terus melancarkan serangan balasan ke berbagai wilayah, termasuk Israel dan beberapa negara Teluk. Salah satu serangan bahkan menghantam pangkalan militer di Arab Saudi dan melukai sejumlah personel militer Amerika Serikat.

Ancaman Baru: Jalur Pelayaran dan Energi Dunia

Masuknya Houthi ke dalam konflik juga memunculkan ancaman serius terhadap jalur pelayaran global. Kelompok ini dikenal memiliki kemampuan mengganggu lalu lintas kapal di Laut Merah dan sekitar Semenanjung Arab.

Kondisi ini semakin diperparah dengan terganggunya Selat Hormuz, jalur vital yang sebelumnya menjadi penghubung sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Gangguan di wilayah ini telah memicu gejolak besar pada pasar energi global.

Jika Houthi meningkatkan intensitas serangan terhadap kapal-kapal internasional, maka dampaknya bisa meluas hingga krisis energi global yang lebih dalam.

Amerika Serikat Tambah Kekuatan Militer

Di tengah eskalasi yang terus meningkat, Amerika Serikat telah mengirim ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah. Kontingen pertama pasukan Marinir telah tiba menggunakan kapal serbu amfibi, disusul rencana pengerahan pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82.

Langkah ini diambil untuk memberi fleksibilitas strategi militer, termasuk kemungkinan operasi darat di Iran. Meski demikian, keputusan akhir terkait pengerahan pasukan darat masih berada di tangan Presiden Donald Trump.

Laporan menyebutkan Pentagon tengah menyiapkan skenario operasi militer yang dapat berlangsung selama beberapa pekan, termasuk kemungkinan pengerahan pasukan khusus dan infanteri konvensional.

Israel Gempur Iran, Infrastruktur Jadi Target

Israel terus melancarkan serangan ke wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Target utama adalah infrastruktur pemerintah dan fasilitas strategis yang dianggap mendukung operasi militer Iran.

Serangan juga dilaporkan menyasar fasilitas nuklir Iran, yang memicu kekhawatiran internasional terkait keselamatan nuklir. Bahkan, pihak Rusia dilaporkan telah mengevakuasi staf dari salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir di Iran.

Sebagai respons, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya akan melakukan pembalasan keras jika infrastruktur ekonomi dan pusat vital mereka terus diserang.

Serangan Meluas ke Kawasan Teluk

Iran juga dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di kawasan Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Oman. Salah satu serangan bahkan menghantam fasilitas industri di Bahrain.

Di Israel, serangan udara Iran mengenai wilayah dekat Yerusalem dan menyebabkan sejumlah warga terluka. Situasi ini memperlihatkan bahwa konflik kini telah menjangkau banyak titik strategis di kawasan.

Tekanan Politik dan Aksi Protes di AS

Di dalam negeri, Presiden Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar. Perang yang berkepanjangan mulai berdampak pada popularitas pemerintahannya, terutama menjelang pemilu paruh waktu.

Gelombang protes anti-perang terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat. Demonstran menuntut pemerintah menghentikan keterlibatan militer di Iran dan mendorong solusi diplomatik.

Trump sendiri tetap membuka peluang eskalasi, termasuk ancaman menyerang fasilitas energi Iran jika negara tersebut tidak membuka kembali Selat Hormuz. Namun, ia juga memberikan waktu tambahan untuk negosiasi.

Konflik Kian Kompleks dan Tak Terbendung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masuknya Houthi ke dalam konflik Iran vs Israel menandai fase baru yang jauh lebih berbahaya. Perang tidak lagi bersifat bilateral, melainkan melibatkan jaringan sekutu regional yang dapat memperluas dampak secara global.

Dengan meningkatnya intensitas serangan, ancaman terhadap keamanan kawasan, jalur perdagangan, dan stabilitas energi dunia kini berada di titik yang semakin mengkhawatirkan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral