Iran Tegaskan Selat Hormuz Boleh Dilintasi, Kecuali untuk Kapal AS-Israel
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan negaranya telah mengambil langkah untuk menjamin keamanan pelayaran bagi kapal-kapal yang tidak terkait dengan Amerika Serikat (AS) maupun Israel saat melintasi Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif.
"Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur air ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," ujar Pezeshkian, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, penutupan akses di Selat Hormuz dipicu oleh operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Sehari sebelumnya, perwakilan tetap Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO), Ali Mousavi, menyampaikan bahwa seluruh kapal masih dapat melintas, kecuali yang dikategorikan sebagai milik “musuh”, dengan syarat melakukan koordinasi dengan pihak Iran.
Diketahui, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah titik di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan serta menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil.
Sebagai balasan, Iran kemudian menggempur wilayah Israel serta target militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Rangkaian eskalasi itu memicu blokade de facto di Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital distribusi minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia ke pasar global.
Situasi tersebut turut berdampak pada aktivitas ekspor dan produksi minyak di wilayah tersebut. (ant/nba)
Load more