News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Lebanon Tewaskan 14 Tenaga Medis, WHO Ungkap Rangkaian Serangan Sejak Awal Maret

WHO melaporkan 14 tenaga medis tewas akibat serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan di Lebanon. Sejak awal Maret tercatat puluhan serangan terhadap layanan medis.
Minggu, 15 Maret 2026 - 13:23 WIB
Kondisi bangunan yang rusak akibat serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin (9/3/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Xinhua

Lebanon, tvOnenews.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan sedikitnya 14 tenaga medis tewas akibat serangan terhadap fasilitas layanan kesehatan di Lebanon. Insiden ini terjadi dalam serangan yang dilaporkan berlangsung pada Jumat malam.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi korban jiwa dalam serangan tersebut, yang menargetkan pusat layanan kesehatan primer di wilayah Bourj Qalaouiyeh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pernyataannya di media sosial X pada Sabtu (15/3/2026), Tedros mengatakan serangan terjadi pada tengah malam dan menewaskan sejumlah tenaga medis yang sedang bertugas.

“WHO telah mengonfirmasi bahwa 12 dokter, paramedis, dan perawat tewas dalam serangan tengah malam di pusat layanan kesehatan primer Bourj Qalaouiyeh,” kata Tedros.

Beberapa jam sebelum insiden tersebut, dua paramedis juga dilaporkan tewas akibat serangan lain yang menghantam fasilitas kesehatan di wilayah Al Sowana, Lebanon.

WHO Catat 27 Serangan terhadap Fasilitas Kesehatan

WHO menyatakan bahwa serangan terhadap layanan kesehatan di Lebanon bukan hanya terjadi sekali. Sejak awal Maret 2026, lembaga tersebut telah mencatat puluhan serangan yang menargetkan fasilitas medis di negara tersebut.

Menurut data WHO, sejak 2 Maret 2026 telah terjadi 27 serangan terhadap layanan kesehatan.

Dari rangkaian serangan tersebut tercatat:

  • 30 orang tewas

  • 35 orang mengalami luka-luka

Serangan yang menyasar fasilitas medis ini memicu kekhawatiran serius di kalangan organisasi kesehatan internasional karena layanan kesehatan seharusnya menjadi area yang dilindungi dalam konflik bersenjata.

WHO menegaskan bahwa tenaga medis dan fasilitas kesehatan memiliki perlindungan khusus berdasarkan hukum humaniter internasional.

Data Kementerian Kesehatan Lebanon

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tenaga medis yang tewas akibat serangan sejak awal Maret lebih tinggi dibandingkan data WHO.

Menurut kementerian tersebut, sejak 2 Maret:

  • 26 petugas medis tewas

  • Lebih dari 50 orang mengalami luka-luka

Perbedaan angka ini kemungkinan disebabkan oleh proses verifikasi yang masih berlangsung di lapangan.

Serangan terhadap fasilitas kesehatan tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban Konflik Terus Bertambah

Konflik yang kembali memanas di Lebanon juga menyebabkan korban jiwa dari kalangan sipil terus meningkat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral