News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Ashraf Ghani: "Saya Dipaksa Pergi Cuma Pakai Sandal!"

"Saya tidak memiliki niat untuk melarikan diri dan meninggalkan negara. Saat ini saya berada di Emirates (UEA) untuk mencegah pertumpahan darah," ujar Ghani. 
Kamis, 19 Agustus 2021 - 12:06 WIB
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani angkat bicara melalui siaran di laman Facebook.
Sumber :
  • tim tvOne/alftah tauhid

Uni Emirat Arab - Setelah dikabarkan melarikan diri keluar negeri, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani muncul untuk pertama kalinya membantah tudingan dirinya melarikan diri. Melalui tayangan langsung di akun facebook miliknya, Ashraf menjawab tudingan itu, pada Rabu (18/8) malam waktu setempat.

"Saya tidak memiliki niat untuk melarikan diri dan meninggalkan negara. Saat ini saya berada di Emirates (UEA) untuk mencegah pertumpahan darah," ujar Ghani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ghani juga menjelaskan dirinya dipaksa pergi dengan pakaian seadanya seolah ingin membantah tudingan membawa lari uang senilai puluhan juta dollar sebagaimana yang diberitakan. 

"Saya dipaksa meninggalkan Afghanistan dengan sehelai baju tradisional, rompi dan sendal yang sedang saya pakai," tuturnya.

Ghani menyalahkan kegagalan politik dalam dan luar negeri sebagai penyebab Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan. 

"Itu adalah kegagalan kepemimpinan pemerintah dan kegagalan politik sekutu internasional. Ini adalah kegagalan proses perdamaian yang berubah menjadi proses perang," ujar Ghani. 

"Administrasi pemerintahan Amerika di bawah (Donald) Trump, telah memprediksikan bahwa proses perdamaian sejatinya berdasarkan pengalaman Afghanistan dan standar internasional namun itu tidak terjadi," tambahnya.

Ghani menyebut dirinya tengah berkonsultasi untuk kembali ke Afghanistan menunggu proses negosiasi yang masih berlangsung hingga saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sedang dalam proses konsultasi untuk kembali ke Afghanistan dan kembali berjuang bersama meraih keadilan, kemakmuran Afghanistan, dan mengembalikan nilai-nilai islam dan pencapaian nasional," jelasnya.

"Saya mendukung negosiasi yang sedang berlangsung di mana kami yang memulai sebagai pemerintah. Sekarang (Kepala Dewan Tinggi Rekonsilasi Nasional) Abdullah Abdullah dan mantan presiden Afghanistan Hamid Karzai sedang menindaklanjutinya. Proses ini harus berhasil." tutup Ghani. (AP/mat/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT