GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blok Teluk Siaga Penuh, GCC Godok Respons Bersama atas Hujan Rudal dan Drone Iran

GCC mempertimbangkan respons atas serangan rudal dan drone Iran ke negara Teluk. Blok Teluk siaga dan desak DK PBB cegah eskalasi konflik.
Senin, 2 Maret 2026 - 13:02 WIB
Rudal Iran yang dikirimkan ke pangkalan militer Amerika Serikat di Abu Dhabi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @tresnanyyy

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) menyatakan tengah mempertimbangkan langkah dan tanggapan resmi atas serangan rudal serta drone yang dilancarkan Iran ke sejumlah negara anggotanya. Pernyataan tegas ini menandai fase baru eskalasi konflik yang berpotensi meluas di kawasan Teluk.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Minggu (1/3), GCC menegaskan bahwa blok regional tersebut siap mengambil seluruh langkah yang diperlukan demi melindungi keamanan dan stabilitas wilayahnya. Sikap ini diambil setelah serangan Iran dilaporkan menyasar beberapa negara Teluk secara simultan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rapat Darurat Digelar, GCC Ambil Sikap Tegas

Sikap keras GCC dihasilkan melalui pertemuan darurat para menteri yang digelar secara virtual. Dalam forum tersebut, negara-negara anggota sepakat mengecam keras serangan rudal dan drone Iran yang dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan Uni Emirat Arab, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Qatar, dan Kuwait. Keenam negara tersebut merupakan anggota penuh GCC dan terikat dalam perjanjian pertahanan bersama.

Dalam pernyataannya, GCC menilai serangan lintas negara tersebut bukan hanya ancaman terhadap satu negara, melainkan terhadap stabilitas kawasan secara keseluruhan.

“Keamanan Tidak Terpisahkan”

GCC menegaskan prinsip utama blok tersebut bahwa keamanan setiap negara anggota bersifat tidak terpisahkan. Artinya, serangan terhadap satu negara dianggap sebagai ancaman langsung terhadap seluruh anggota GCC.

“Setiap agresi terhadap salah satu negara anggota merupakan ancaman langsung bagi semua negara,” tegas GCC dalam pernyataan resminya.

Penegasan ini merujuk pada mekanisme pertahanan kolektif yang selama ini menjadi fondasi kerja sama keamanan negara-negara Teluk. Dengan posisi tersebut, respons GCC dipastikan tidak akan bersifat individual, melainkan kolektif dan terkoordinasi.

Opsi Balasan Mengacu Piagam PBB

GCC juga menegaskan bahwa negara-negara anggotanya memiliki hak penuh untuk merespons serangan tersebut sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang mengatur hak membela diri baik secara individual maupun kolektif.

Rujukan terhadap pasal ini menunjukkan bahwa setiap langkah balasan yang diambil GCC akan dibingkai dalam koridor hukum internasional. Namun, pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa opsi respons militer tetap terbuka jika eskalasi tidak dihentikan.

Desakan ke Dewan Keamanan PBB

Selain mempertimbangkan respons internal, GCC juga menyerukan keterlibatan komunitas internasional. Dewan Teluk mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas guna mencegah eskalasi konflik lebih lanjut di kawasan Teluk.

Menurut GCC, pembiaran terhadap serangan lintas batas berisiko menciptakan preseden berbahaya dan mengancam stabilitas global, mengingat kawasan Teluk merupakan jalur strategis perdagangan dan energi dunia.

Seruan ini menempatkan konflik Iran dan negara-negara Teluk sebagai isu internasional, bukan semata konflik regional.

Ancaman Stabilitas Kawasan Teluk

Pernyataan GCC mencerminkan kekhawatiran mendalam atas dampak lanjutan serangan Iran. Kawasan Teluk selama ini menjadi pusat vital bagi suplai energi global, sehingga setiap konflik bersenjata berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi dunia.

Para pengamat menilai, jika respons GCC berujung pada konfrontasi terbuka, eskalasi konflik bisa meluas dan melibatkan aktor internasional lainnya. Hal inilah yang mendorong GCC menekankan pentingnya tindakan pencegahan cepat dari Dewan Keamanan PBB.

Iran dalam Sorotan Internasional

Meski pernyataan GCC tidak merinci bentuk respons yang akan diambil, nada keras yang disampaikan menunjukkan meningkatnya isolasi diplomatik terhadap Iran. Tuduhan pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional memperkuat tekanan politik terhadap Teheran di panggung global.

Di sisi lain, langkah GCC yang menekankan kerangka hukum internasional juga bertujuan menjaga legitimasi setiap keputusan yang akan diambil, baik dalam bentuk diplomasi lanjutan maupun tindakan defensif.

Kawasan Teluk di Titik Kritis

Dengan serangan yang menyasar hampir seluruh anggota GCC, kawasan Teluk kini berada di titik kritis. Setiap keputusan yang diambil dalam waktu dekat akan sangat menentukan arah konflik, apakah mengarah pada deeskalasi atau justru konfrontasi terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

GCC menegaskan prioritas utamanya tetap pada perlindungan rakyat, kedaulatan negara, serta stabilitas kawasan. Namun, pernyataan “akan mengambil semua tindakan yang diperlukan” menjadi sinyal jelas bahwa blok Teluk tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman langsung.

Dunia kini menanti langkah konkret GCC, sekaligus respons Iran dan sikap Dewan Keamanan PBB, di tengah kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Ada Penjemputan Paksa Terhadap Budi Karya Usai 3 Kali Mangkir Pemeriksaan? Begini Kata KPK

Apakah Ada Penjemputan Paksa Terhadap Budi Karya Usai 3 Kali Mangkir Pemeriksaan? Begini Kata KPK

KPK masih menunggu konfirmasi kehadiran mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (BKS) untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan
Pemerintah Iran Apresiasi Tawaran Mediasi Prabowo, Tapi Tak Yakin Berhasil

Pemerintah Iran Apresiasi Tawaran Mediasi Prabowo, Tapi Tak Yakin Berhasil

Pemerintah Iran melalui kedutaan besarnya mengapresiasi tawaran Presiden Prabowo Subianto untuk membantu mediasi terkait eskalasi konflik dengan AS dan Israel.
Soal Kasus Suap Eksekusi Lahan di Depok, KPK Telusuri Terjadinya Putusan di Pengadilan

Soal Kasus Suap Eksekusi Lahan di Depok, KPK Telusuri Terjadinya Putusan di Pengadilan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri proses kasus sengketa lahan di Tapos, yang menyebabkan tertangkapnya Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok
KPK akan Panggil Produsen Rokok dan Miras Terkait Pengusutan Cukai

KPK akan Panggil Produsen Rokok dan Miras Terkait Pengusutan Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil produsen rokok yang miras terkait penerimaan gratifikasi terhadap pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Red Sparks akhirnya menghentikan rentetan kekalahan dengan kemenangan 3-0 atas GS Caltex, di mana junior Megawati Hangestri tampil gemilang sebagai pahlawan tim
Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Red Sparks akhirnya menghentikan rentetan kekalahan dengan kemenangan 3-0 atas GS Caltex, di mana junior Megawati Hangestri tampil gemilang sebagai pahlawan tim

Trending

Update Harga BBM: Mulai Bulan Maret 2026 Harga Pertamina, Shell, Vivo dan BP Naik, Cek Harganya Disini

Update Harga BBM: Mulai Bulan Maret 2026 Harga Pertamina, Shell, Vivo dan BP Naik, Cek Harganya Disini

Mulai 1 Maret 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian seperti Pertamina, Shell, BP, serta Vivo mengalami kenaikan. Ini rinciannya
Islam Makhachev Siap Hadapi Pertarungan “Jauh Lebih Besar”, Lawan Ilia Topuria?

Islam Makhachev Siap Hadapi Pertarungan “Jauh Lebih Besar”, Lawan Ilia Topuria?

Islam Makhachev dipastikan tidak akan menghadapi Ian Machado Garry dalam pertarungan berikutnya. Manajernya, Ali Abdelaziz, mengungkap bahwa UFC sedang upayakan
Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim, Perkuat Peran Ekosistem Dunia Usaha di Indonesia, Kaltim dan di Nusantara

Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim, Perkuat Peran Ekosistem Dunia Usaha di Indonesia, Kaltim dan di Nusantara

Pelantikan dan pengukuhan Pengurus KADIN Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2025–2030 digelar di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara
Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Layani Rute Makassar-Jeddah di Tengah Perang Iran vs Israel-AS

Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Layani Rute Makassar-Jeddah di Tengah Perang Iran vs Israel-AS

Operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) tetap berjalan normal di tengah memanasnya perang Iran melawan Israel-Amerika Serikat
Fabregas Jadi Ancaman! Inter Milan Diminta Tak Terlena Ambisi Juara

Fabregas Jadi Ancaman! Inter Milan Diminta Tak Terlena Ambisi Juara

Bintang Inter Milan, Piotr Zielinski, menegaskan ambisi timnya meraih gelar ganda domestik musim ini.
Hasil Survei Jalur Mudik Lebaran 2026, Kapolri Minta Antisipasi Bottleneck di Tol Trans Jawa-Pantura

Hasil Survei Jalur Mudik Lebaran 2026, Kapolri Minta Antisipasi Bottleneck di Tol Trans Jawa-Pantura

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta antisipasi adanya bottleneck di sepanjang jalur Tol Trans Jawa-Pantura saat menjelang mudik lebaran Idul
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 Maret 2026: Leo Banjir Rezeki, Capricorn Waspada Merugi

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 Maret 2026: Leo Banjir Rezeki, Capricorn Waspada Merugi

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 4 Maret 2026 memprediksi Leo dibanjiri rezeki dan peluang cuan, sementara Capricorn perlu waspada agar tak merugi.
Selengkapnya

Viral