News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nipah Virus Outbreak di India Picu Kewaspadaan Asia, Bandara Perketat Skrining Kesehatan

Nipah virus outbreak di India memicu kewaspadaan Asia. Thailand, Nepal, dan Taiwan memperketat skrining bandara meski kasus masih terbatas.
Selasa, 27 Januari 2026 - 11:43 WIB
Ilustrasi Virus
Sumber :
  • Pixabay.com

Jakarta, tvOnenews.com Nipah virus outbreak yang dilaporkan di India memicu peningkatan kewaspadaan di sejumlah negara Asia. Bandara-bandara di Thailand, Nepal, dan Taiwan mulai memperketat pemeriksaan kesehatan bagi penumpang internasional menyusul laporan kasus Nipah virus outbreak yang dikonfirmasi di wilayah India bagian timur.

Laporan menyebutkan bahwa sedikitnya lima kasus awal Nipah virus outbreak sempat dilaporkan di India, tepatnya di wilayah West Bengal. Kondisi tersebut mendorong negara-negara tetangga meningkatkan skrining dan pengawasan kesehatan, terutama terhadap pelancong yang datang dari wilayah terdampak Nipah virus outbreak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa gejala Nipah virus outbreak dapat meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan sakit tenggorokan. Pada kasus berat, pasien bisa mengalami pusing, gangguan kesadaran, gangguan pernapasan, hingga pneumonia. Nipah virus outbreak juga dikenal memiliki tingkat fatalitas tinggi dan berpotensi menular antarmanusia melalui kontak dekat.

Otoritas India Klarifikasi Nipah Virus Outbreak

Namun, otoritas kesehatan India menegaskan bahwa Nipah virus outbreak yang terjadi bukan berskala nasional. National Centre for Disease Control (NCDC) India menyatakan wabah tersebut bersifat lokal dan terbatas di dua distrik di negara bagian Kerala, yakni Kozhikode dan Malappuram.

“Nipah Virus Disease bukan merupakan outbreak besar dan hanya kejadian lokal. Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk panik,” tulis NCDC dalam keterangan resminya.

Pernyataan ini diperkuat oleh mantan penasihat kesehatan pemerintah negara bagian sekaligus spesialis penyakit menular, Dr Sayan Chakraborty. Ia menyebut laporan lima kasus Nipah virus outbreak di West Bengal tidak sepenuhnya akurat.

“Sejauh ini hanya dua kasus yang terkonfirmasi, keduanya merupakan tenaga kesehatan yang memiliki kontak erat satu sama lain,” kata Chakraborty. Ia menambahkan, sejumlah pasien yang sempat dicurigai terinfeksi Nipah virus outbreak telah menjalani tes dan dinyatakan negatif, serta sudah dipulangkan.

Meski demikian, pemerintah India tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan kesehatan di wilayah terdampak Nipah virus outbreak untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Thailand Perketat Skrining Bandara

Di tengah kekhawatiran global terhadap Nipah virus outbreak, Thailand mulai memperketat pemeriksaan kesehatan di sejumlah bandara utama. Otoritas kesehatan Thailand menerapkan metode skrining seperti saat pandemi Covid-19, termasuk pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan gejala pada penumpang dari wilayah India.

Bandara yang memperketat skrining terkait Nipah virus outbreak antara lain Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket. Penumpang juga dibagikan kartu kewaspadaan kesehatan berisi panduan jika mengalami gejala setelah tiba di Thailand.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan hingga kini belum ada laporan kasus Nipah virus outbreak di negaranya. Namun, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Nepal dan Taiwan Naikkan Status Siaga

Nepal turut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Nipah virus outbreak dengan memperketat pemeriksaan kesehatan di Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, serta di sejumlah perbatasan darat dengan India. Pemerintah Nepal mendirikan pos kesehatan tambahan dan meminta fasilitas medis segera melaporkan setiap kasus yang mencurigakan.

“Kami telah memperkuat pengawasan di titik-titik perbatasan, terutama di Provinsi Koshi,” ujar juru bicara Kementerian Kesehatan Nepal, Dr Prakash Budhathoki.

Sementara itu, Taiwan berencana mengklasifikasikan infeksi Nipah virus sebagai penyakit menular kategori tertinggi. Jika kebijakan ini disahkan, setiap temuan Nipah virus outbreak akan wajib dilaporkan segera dan diikuti dengan langkah pengendalian khusus.

WHO Soroti Risiko Nipah Virus Outbreak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

WHO telah menetapkan Nipah sebagai salah satu patogen prioritas karena kemampuannya menyebabkan Nipah virus outbreak dengan tingkat kematian tinggi. Virus ini umumnya ditularkan dari hewan ke manusia, terutama dari kelelawar dan babi, namun juga dapat menyebar melalui kontak dekat antarmanusia.

Meski otoritas kesehatan India menegaskan bahwa Nipah virus outbreak saat ini masih terbatas, peningkatan kewaspadaan di Asia mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mencegah meluasnya wabah penyakit menular berisiko tinggi. Pemeriksaan ketat di bandara dan perbatasan dinilai menjadi langkah krusial untuk memutus potensi rantai penularan Nipah virus outbreak lintas negara. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT