News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abu Jenazah Pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan Dua Anaknya Dipulangkan ke Spanyol

Abu jenazah pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan dua anaknya dipulangkan ke Spanyol oleh sang istri usai tragedi KM Putri Sakinah.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:41 WIB
Pencarian jasad pelatih Valencia FC di Labuan Bajo
Sumber :
  • Vera Bahali/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando. Abu jenazah Fernando dan dua anaknya kini telah dipulangkan ke Spanyol oleh sang istri, Andrea Ortuno, setelah rangkaian panjang proses pencarian dan penanganan korban tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Nusa Tenggara Timur.

Fernando bersama anak-anaknya menjadi korban kecelakaan laut KM Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada 26 Desember 2025. Peristiwa tersebut menyisakan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga komunitas sepakbola internasional dan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abu Jenazah Dibawa Langsung oleh Istri Korban

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, memastikan abu jenazah telah dibawa ke Spanyol oleh Andrea Ortuno bersama sejumlah anggota keluarga.

“Istri Fernando sudah ke Spanyol membawa abu jenazah,” kata Budi Widjaja, Sabtu (10/1/2026).

Budi diketahui menjadi pendamping keluarga korban selama berada di Labuan Bajo, sejak proses pencarian hingga penanganan jenazah korban.

Dikremasi di Bali, Disimpan Sebelum Dipulangkan

Sebelum dipulangkan ke Spanyol, jenazah Martin Carreras Fernando dan dua anaknya terlebih dahulu dikremasi di Bali. Abu jenazah tersebut kemudian disimpan selama beberapa hari sebelum akhirnya dibawa kembali ke negara asal keluarga.

Budi menjelaskan, sebelum meninggalkan Indonesia, keluarga menggelar prosesi tabur bunga di lokasi tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar. Prosesi tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus penutup rangkaian duka keluarga di Indonesia.

“Keluarga juga telah melakukan tabur bunga di lokasi kejadian sebelum kembali ke Spanyol,” ujarnya.

Apresiasi untuk Tim SAR Gabungan

Dalam kesempatan tersebut, keluarga Fernando menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian secara maksimal.

Menurut Budi, pihak keluarga dan perwakilan Kedutaan Besar Spanyol telah menyaksikan langsung seluruh proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR.

“Terima kasih kepada semua pihak. Baik Dubes Spanyol maupun keluarga melihat langsung semua upaya yang dilakukan dengan sangat maksimal. Mereka sangat mengapresiasi,” kata Budi.

Namun, ia juga menegaskan bahwa tragedi ini meninggalkan luka yang sangat dalam.

“Pahit dan hati hancur atas tragedi ini,” ujarnya.

Operasi SAR Ditutup, Satu Anak Masih Hilang

Operasi pencarian korban KM Putri Sakinah berlangsung selama 15 hari dan resmi ditutup pada Jumat (9/1/2026). Dalam rangkaian operasi tersebut, tim SAR berhasil menemukan tiga korban, yakni:

  • Martin Carreras Fernando

  • Putri Fernando berusia 12 tahun

  • Anak laki-laki Fernando berusia 10 tahun

Sementara itu, satu anak laki-laki Fernando lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Keluarga Masih Menaruh Harapan

Meski operasi SAR resmi dihentikan sesuai prosedur, harapan keluarga belum sepenuhnya padam. Budi mengungkapkan, masih ada satu perwakilan keluarga yang bertahan di Indonesia.

“Keluarga sementara masih ada yang menunggu di Bali beberapa hari. Mereka berharap ada nelayan atau kapal wisata yang mungkin menemukan anaknya,” kata Budi.

Ia menambahkan, keluarga memahami bahwa operasi SAR telah diperpanjang hingga tiga kali dan harus ditutup sesuai ketentuan. Namun, secara emosional, keluarga tetap berharap adanya kabar baik.

“Keluarga korban paham operasi SAR harus ditutup, tapi tetap menaruh harapan agar korban bisa ditemukan,” ujarnya.

Duka Internasional dari Tragedi Labuan Bajo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah tidak hanya menjadi duka bagi Indonesia, tetapi juga menggema hingga ke Spanyol. Martin Carreras Fernando dikenal sebagai pelatih sepakbola wanita Valencia CF, dan kepergiannya bersama dua anaknya meninggalkan kesedihan mendalam di dunia olahraga.

Pemulangan abu jenazah ke Spanyol menandai berakhirnya fase penanganan jenazah di Indonesia, namun kisah duka ini masih menyisakan satu harapan yang belum terjawab: ditemukannya satu anak Fernando yang hingga kini masih hilang di perairan Labuan Bajo. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT