News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangan Militer AS ke Venezuela Tewaskan Sedikitnya 45 Orang, Dunia Internasional Bereaksi Keras

Serangan militer AS ke Venezuela tewaskan sedikitnya 45 orang. Dunia internasional bereaksi keras, Rusia desak pembebasan Nicolás Maduro.
Minggu, 4 Januari 2026 - 09:35 WIB
Kemlu RI Pastikan Semua WNI Aman Pasca Serangan AS ke Venezuela
Sumber :
  • Antara

Jakarta. tvOnenews.com — Situasi keamanan di Venezuela kian memburuk setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan menewaskan sedikitnya 45 orang, terdiri dari personel militer, pejabat pemerintah, dan warga sipil. Serangan besar-besaran itu terjadi pada Sabtu (3/1/2026) dan memicu kecaman luas dari berbagai negara serta lembaga internasional.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh New York Times, yang mengutip pernyataan pejabat senior Venezuela. Angka korban tewas ini menambah daftar panjang dampak mematikan dari operasi militer AS yang juga berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez telah menyatakan bahwa serangan AS tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan warga sipil. Pemerintah Venezuela menilai operasi tersebut sebagai bentuk agresi terbuka dan pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara.

Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengonfirmasi bahwa Washington telah melancarkan operasi militer skala besar di Venezuela. Dalam pernyataannya, Trump menyebut Nicolás Maduro dan Cilia Flores berhasil ditangkap dan diterbangkan keluar negeri untuk menjalani proses hukum.

Media lokal Venezuela melaporkan bahwa sejumlah ledakan keras mengguncang Ibu Kota Caracas dan wilayah sekitarnya selama operasi berlangsung. Beberapa laporan menyebutkan bahwa serangan itu dilakukan oleh pasukan elite AS, termasuk unit khusus Delta Force, meski belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon terkait detail operasional.

Di tengah kekacauan tersebut, otoritas Venezuela mengaku belum mengetahui keberadaan pasti Nicolás Maduro pasca-penangkapan. Pemerintah Caracas bahkan meminta Amerika Serikat memberikan bukti bahwa presiden mereka masih hidup. Menanggapi permintaan itu, Trump kemudian mengunggah sebuah foto yang diklaim memperlihatkan Maduro berada di atas kapal militer AS.

Namun, langkah Washington menuai kritik tajam, bahkan dari dalam negeri Amerika Serikat sendiri. Sejumlah anggota Kongres AS menyebut operasi militer tersebut ilegal dan berpotensi melanggar hukum internasional. Meski demikian, pemerintah AS bersikeras bahwa Maduro akan dihadapkan pada proses persidangan atas berbagai dakwaan serius.

Ketegangan diplomatik pun meningkat. Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan rencana untuk mengajukan banding ke organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), atas tindakan militer AS. Caracas juga secara resmi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menggelar rapat darurat guna membahas serangan tersebut.

Langkah AS terhadap Venezuela turut memicu reaksi dari kekuatan global lainnya. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas penuh kepada rakyat Venezuela dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas laporan bahwa Maduro dan istrinya dipaksa meninggalkan negara itu sebagai bagian dari agresi militer AS.

Moskow menilai tindakan Washington berpotensi memicu eskalasi konflik internasional dan merusak stabilitas kawasan Amerika Latin. Rusia juga secara tegas menyerukan pembebasan Nicolás Maduro dan Cilia Flores, serta meminta semua pihak menahan diri demi mencegah konflik yang lebih luas.

Situasi ini menempatkan Venezuela dalam krisis yang semakin kompleks. Di satu sisi, pemerintah Caracas menghadapi tekanan militer dan diplomatik dari AS. Di sisi lain, meningkatnya jumlah korban jiwa menimbulkan kekhawatiran serius terkait krisis kemanusiaan yang kian dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pengamat menilai serangan AS ke Venezuela tidak hanya berdampak pada politik domestik negara tersebut, tetapi juga berpotensi mengubah peta geopolitik global. Keterlibatan negara-negara besar seperti Rusia membuka kemungkinan konflik yang lebih luas jika tidak segera diredam melalui jalur diplomasi.

Hingga kini, situasi di Caracas masih tegang. Pemerintah Venezuela menyerukan persatuan nasional, sementara komunitas internasional menanti langkah Dewan Keamanan PBB dalam merespons salah satu krisis geopolitik paling serius di awal tahun 2026 ini. (ant/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT