News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PHK Massal 1.350 Pegawai, Trump Rombak Departemen Luar Negeri AS Demi Agenda “America First”

Donald Trump pecat 1.350 pegawai Departemen Luar Negeri AS dalam restrukturisasi besar untuk agenda “America First”. USAID dibubarkan, diplomasi AS terancam melemah.
Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

Washington DC, tvOnenews.com — Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali mengguncang birokrasi pemerintahan Amerika Serikat (AS). Kali ini, lebih dari 1.350 pegawai Departemen Luar Negeri AS dipecat pada Jumat (11/7/2025) sebagai bagian dari langkah besar perampingan dan restrukturisasi diplomatik yang kontroversial.

PHK ini dilakukan terhadap 1.107 pegawai negeri sipil dan 246 pegawai dinas luar negeri yang berbasis di AS. Jumlah ini merupakan bagian dari total target pemangkasan hampir 3.000 posisi dari 18.000 pegawai, termasuk mereka yang memilih mengundurkan diri secara sukarela.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini dianggap sebagai perwujudan konkret dari strategi “America First” yang selama ini menjadi slogan utama Trump dalam kebijakan luar negerinya. Namun, sejumlah pihak menilai bahwa pengurangan ini justru bisa melemahkan posisi diplomatik Amerika di panggung global.

“Pengurangan jumlah pegawai telah dirancang dengan cermat untuk memengaruhi fungsi-fungsi non-inti, kantor-kantor yang duplikasi atau redundan, dan kantor-kantor yang mungkin memiliki efisiensi yang cukup besar,” demikian pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS, dikutip dari Reuters.

Ancaman Melemahnya Diplomasi AS

Kritik terhadap kebijakan ini datang dari berbagai kalangan, termasuk mantan diplomat dan anggota Kongres. Mereka mengkhawatirkan bahwa kemampuan AS dalam menghadapi pengaruh China dan Rusia akan semakin melemah.

“Presiden Trump dan Menteri Luar Negeri Rubio sekali lagi membuat Amerika semakin tidak aman. Ini adalah salah satu keputusan paling konyol yang mungkin bisa diambil,” ujar Senator Demokrat Tim Kaine.

“Saat China meningkatkan jejak diplomatiknya dan membangun jaringan pangkalan militer, Rusia melanjutkan agresinya, dan Timur Tengah dilanda krisis, kita justru memangkas lini diplomasi sendiri.”

Di Gedung Departemen Luar Negeri di Washington, suasana duka menyelimuti lobi utama. Puluhan pegawai terlihat menangis, berpelukan, dan mengemas barang-barang mereka dalam kotak, sambil mendapatkan “tepuk tangan perpisahan” dari rekan-rekan mereka.

USAID Dihapus, Efisiensi atau Kemunduran?

PHK massal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Trump pada Februari 2025 kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio untuk melakukan reformasi menyeluruh.

Salah satu keputusan paling mencolok adalah pembubaran Badan Bantuan Internasional AS (USAID)—lembaga utama yang selama ini mendistribusikan miliaran dolar bantuan kemanusiaan ke seluruh dunia. Tugas USAID kini dialihkan langsung ke bawah kendali Departemen Luar Negeri.

Rubio, dalam pernyataannya pada April lalu, menyebut lembaga luar negeri AS saat ini terlalu “gemuk dan birokratis”, dan menilai bahwa reorganisasi ini penting untuk merespons persaingan kekuatan global.

Langkah Kontroversial yang Dipaksakan

Reorganisasi besar ini sejatinya dijadwalkan tuntas pada 1 Juli 2025. Namun, litigasi dan perintah pengadilan sempat menghambat proses tersebut. Baru pada Selasa lalu, Mahkamah Agung AS membuka jalan bagi pemerintahan Trump untuk melanjutkan PHK massal di tengah gugatan hukum yang belum selesai.

Kantor Penasihat Gedung Putih dan Kantor Manajemen Personalia kini disebut tengah berkoordinasi ketat dengan lembaga-lembaga federal untuk memastikan seluruh proses PHK berjalan sesuai hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa Dampaknya ke Depan?

Langkah ini bisa jadi berdampak jangka panjang terhadap kemampuan AS untuk merespons krisis global, membangun aliansi internasional, serta melindungi kepentingan diplomatiknya. Kritikus menyebut, ketika dunia justru membutuhkan keterlibatan AS, Gedung Putih malah mematikan sendiri mesin diplomasi mereka. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral