News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perang Dunia Ketiga di Ujung Tanduk Usai Iran Perintahkan Serang Israel? Pakar Soroti Kemungkinan Konflik Besar Buntut Kematian Ismail Haniyeh

Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei acam menyerang Israel secara langsung usai kematian peimpin Hamas Ismail Haniyeh. Akankah terjadi perang dunia ketiga?
Jumat, 2 Agustus 2024 - 07:13 WIB
Sosok pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei geram atas kematian Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan memerintahkan negaranya menyerang Israel.

Sebelumnya, Ismail Haniyeh dikabarkan tewas karena serangan diduga dari Israel di Teheran pada Rabu (31/7/2024) dini hari. Hal ini sontak membuat Iran marah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai negara yang mendukung Palestina, Iran juga sudah terlibat dalam beberapa konflik dengan Israel.

Buntut dari serangan Israel yang menewaskan Ismail Haniyeh ini, menyebabkan Iran memberikan ancaman besar akan menyerang secara langsung terhadap Israel.

Menanggapi hal ini, pakar Timur Tengah, Nasir Tamara mengatakan Iran kemungkinan besar akan mengikuti perintah dari pimpinan tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

"Jadi kalau sudah keluar dari seorang pemimpin tertinggi Iran seperti ini, semua akan tunduk. Karena di sana pimpinan tertinggi agama, orang yang paling dihormati," kata Nasir, diwawancarai tvOne, dikutip Jumat (2/8/2024).

Jika terjadi serangan secara langsung antara Iran dan Israel, tentunya konflik besar di dua negara itu tidak bisa dihindari.

Adapun kemungkinan terjadi pecah perang dunia ketiga bisa saja berkembang sebagai dampak dari konflik Iran dan Israel yang kian memanas.

Namun, Nasir mengatakan saat ini perang yang terjadi antara Iran dan Israel memiliki cara sendiri, bukan yang dilakukan secara langsung.

Iran dan Israel tidak berbatasan secara langsung. Namun, Iran memiliki proxy yang ada di sekitar Lebanon selatan dan juga di dalam Hamas.

Makna dari penyerangan Iran terhadap Israel bisa saja bukan sebagai negara menyerang secara langsung, melainkan melalui proxy-proxy tadi.

"Seperti di masa lalu pernah dilakukan proxy-proxy Iran itu yang akan bergerak, yang sudah dipersenjatai dengan cukup," kata dia menjelaskan.

Sementara itu, menurut Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Chappy Hakim menilai peningkatan konflik menjadi perang dunia ketiga bisa saja terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia mengingatkan bahwa saat ini perang yang terjadi tidak seperti di masa lalu yang dilakukan secara terbuka.

"Sekarang mereka tidak perlu lagi perang terbuka. Mereka perangnya perang adu pintar," kata dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral