News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Filipina dan Vietnam Tandatangani Pakta Soal Sengketa Laut Cina Selatan

Filipina dan Vietnam pada Selasa menandatangani perjanjian mengenai sengketa Laut China Selatan, di tengah ketegangan sejumlah negara ASEAN dengan China terkait dengan kawasan perairan tersebut.
Selasa, 30 Januari 2024 - 23:26 WIB
"Sembilan Garis Putus-putus" (berwarna hijau) yang menandakan klaim Republik Rakyat China di Laut China Selatan, berdasarkan peta yang dibuat CIA pada 1988.
Sumber :
  • ANTARA

Istanbul, tvOnenews.com - Filipina dan Vietnam pada Selasa menandatangani perjanjian mengenai sengketa Laut China Selatan, di tengah ketegangan sejumlah negara ASEAN dengan China terkait dengan kawasan perairan tersebut.

Perjanjian pencegahan insiden di Laut China Selatan ditandatangani saat berlangsungnya kunjungan kenegaraan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. ke Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanoi dan Manila memiliki klaim di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan, di mana China mengajukan klaim besar berdasarkan sembilan garis putus-putus.

Konsep sembilan garis putus-putus itu sendiri pada 2016, berdasarkan putusan Pengadilan Arbitrase Permanen, sebuah pengadilan internasional di Den Haag, disebut tidak memiliki dasar hukum di bawah aturan internasional.

Selain perjanjian mengenai pencegahan insiden di perairan yang disengketakan, pernyataan dari kepresidenan Filipina mengatakan kedua pihak juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Penjaga Pantai Filipina dan Penjaga Pantai Vietnam mengenai kerja sama kemaritiman.

Mengenai pencegahan dan pengelolaan insiden di Laut China Selatan, pernyataan tersebut mengatakan bahwa Hanoi dan Manila "sepakat untuk meningkatkan koordinasi mengenai masalah maritim secara bilateral, di dalam ASEAN dan mitra dialog lainnya, dengan kedua pihak mengintensifkan upaya untuk meningkatkan kepercayaan, keyakinan, dan pemahaman, melalui dialog dan kegiatan kooperatif."

Vietnam dan Filipina adalah negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN -- sebuah blok regional di kawasan tersebut.

Perjanjian tersebut menjadi penting karena Manila dan Beijing dalam beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan ketegangan terkait klaim maritim mereka.

Beijing dan Hanoi juga memiliki klaim yang saling bertentangan di perairan tersebut, tetapi kedua pihak pada akhir tahun lalu menekankan penyelesaian masalah tersebut secara damai.

Sengketa wilayah dengan China di Laut China Selatan melibatkan konflik klaim pulau dan maritim di wilayah tersebut oleh beberapa negara berdaulat ASEAN termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Taiwan juga memiliki klaim di perairan yang disengketakan tersebut.

Namun, China dan ASEAN menandatangani Deklarasi Laut China Selatan tentang Perilaku Para Pihak pada November 2002, menandai pertama kalinya Beijing menerima perjanjian multilateral mengenai masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada November lalu, Marcos mengusulkan kode etik baru untuk stabilitas di Laut China Selatan yang disengketakan.

Kepala Negara Filipina itu telah mencari dukungan dari negara-negara seperti Vietnam dan Malaysia untuk menciptakan kode laut baru guna menjaga perdamaian di kawasan perairan yang disengketakan itu. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral