News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerusuhan Mereda di Prancis, Suara Melawan Imigrasi dan Masalah Sosial Semakin Nyaring Digaungkan Sayap Kanan

Kerusuhan di Prancis yang dipicu oleh pembunuhan seorang remaja keturunan Afrika Utara oleh polisi memang sudah mereda. Namun pergolakan atas ketidakpuasan warga di lingkungan miskin di Prancis, mencuat.
Rabu, 12 Juli 2023 - 18:29 WIB
Suara melawan imigrasi dan masalah sosial di Prancis semakin nyaring digaungkan sayap kanan Prancis.
Sumber :
  • APTN

tvOnenews.com - Kerusuhan di Prancis yang dipicu oleh pembunuhan seorang remaja keturunan Afrika Utara oleh polisi memang sudah mereda. Namun, tragedi ini mengungkap pergolakan atas ketidakpuasan warga di lingkungan miskin di Prancis, sekaligus juga memberi platform baru bagi kelompok sayap kanan negeri itu. 

Kini suara melawan imigrasi dan masalah sosial di Prancis semakin nyaring digaungkan sayap kanan Prancis, diikuti dengan aksi pembakaran mobil dan kekerasan lain menyusul tewasnya Nahel Merzouk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tahu penyebab kerusuhan Prancis," kata Bruno Retailleau, pemimpin kelompok konservatif yang mendominasi Senat Prancis. 

“Sayangnya untuk generasi kedua, generasi ketiga ada semacam regresi terhadap asal-usul mereka, asal-usul etnis mereka.”

Pernyataan Retailleau memicu tuduhan rasisme, sekaligus mencerminkan pandangan partai utamanya saat ini, Partai Republik, yang prioritasnya menghentikan imigrasi massal.

Ekstrimis sayap kanan, Marine Le Pen mengklaim  kerusuhan tersebut adalah ulah dari "sebagian besar pemuda yang merupakan orang asing atau berasal dari luar negeri," dan mengatakan bahwa ada "suatu bentuk pemisahan diri para pemuda ini dari masyarakat Prancis."

Tokoh sayap kanan telah lama menyalahkan imigrasi dari mayoritas Muslim Afrika Utara, dan kegagalan sebagian imigran untuk berasimilasi dengan budaya Prancis, sebagai penyebab masalah sosial Prancis.

Terbaru, situasi di Prancis kembali memanas. Pemicunya, masalah penggalangan dana untuk petugas yang menewaskan pemuda 17 tahun itu. Hanya dalam empat hari, kampanye crowdfunding ekstrem kanan mengumpulkan lebih dari 1,5 juta euro ($1,6 juta) untuk keluarga petugas polisi yang dituduh membunuh Nahel.

Banyak tokoh kubu kiri yang marah besar mendengar kabar tersebut. Pasalnya, pria yang menjadi tertuduh membunuh Nahel tanpa alasan jelas itu justru mendapatkan donasi lima kali lebih besar dari yang didapat korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerusuhan yang berlangsung selama hampir sepekan itu telah menyaksikan pertempuran jalanan dengan polisi, penjarahan dan perusakan kriminal dalam skala yang tidak disaksikan di Prancis selama beberapa dekade.

Sekitar 3.000 orang telah ditangkap, 700 petugas terluka, 5.000 kendaraan hancur, dan 1.500 bangunan diserang atau dijarah.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral