News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramadan, Kerajaan Arab Saudi Malah Larang Orang Tua Bawa Anak Kecil ke Masjid hingga Pengeras Suara untuk Azan Juga Diatur

Kerajaan ​​Arab Saudi telah mengumumkan seperangkat aturan dan pembatasan praktik bulan suci Ramadan tahun ini, termasuk sejumlah larangan kontroversial seperti
Minggu, 12 Maret 2023 - 23:55 WIB
Ramadan, Kerajaan Arab Saudi Malah Larang Orang Tua Bawa Anak Kecil ke Masjid hingga Pengeras Suara untuk Azan Juga Diatur
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kerajaan ​​Arab Saudi telah mengumumkan seperangkat aturan dan pembatasan praktik bulan suci Ramadan tahun ini, termasuk sejumlah larangan kontroversial seperti pengurangan pengeras suara masjid hingga larangan membawa anak kecil ke masjid. 

Aturan Ramadan tersebut dirilis dalam sebuah dokumen yang diedarkan pada hari Jumat waktu setempat oleh Menteri Urusan Islam Abdul Latif Al-Sheikh, dilansir dari Middle East Monitor pada Minggu (13/3/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bulan suci Ramadan diatur dalam sepuluh poin yang harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat Kerajaan Arab Saudi, sebagaimana berikut ini: 

1. Imam dan muadzin tidak boleh absen kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak

2. Shalat Tarawih (malam) dibuat lebih singkat 

3. Kegiatan shalat tahajud pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan harus selesai sebelum azan subuh 

4. Salat dilaksanakan dengan waktu yang cukup, agar tidak menyusahkan jamaahnya

5. Tidak menggunakan kamera di dalam masjid untuk memotret imam dan jemaah selama salat, 

6. Tidak mentransmisikan salat atau menyiarkannya di media apa pun 

7. Mendata jemaah yang akan beri'tikaaf selama sepuluh hari terakhir

8. Melarang masjid mengumpulkan sumbangan keuangan untuk menyediakan makan untuk berbuka puasa 

9. Pembatasan jumlah dan volume pengeras suara yang mengumandangkan azan  

10. Para orang tua dilarang membawa anak-anak ke masjid untuk sholat.

Pembatasan tersebut telah memicu kemarahan dan reaksi dari banyak muslim di seluruh dunia. 

Para kritikus melihat peraturan tersebut sebagai upaya lebih lanjut oleh pemerintah Saudi di bawah Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk membatasi pengaruh Islam dalam kehidupan publik.

 

Sementara itu, pemerintah Saudi semakin mempromosikan konser musik, mengundang artis barat populer dan tokoh yang jauh dari nilai Islam untuk menarik khalayak internasional.

Menanggapi kemarahan itu, juru bicara kementerian terkait Abdullah Al-Enezi menepis kekhawatiran tersebut dalam wawancara telepon bersama Al-Saudiya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kementerian tidak mencegah berbuka puasa di masjid tetapi, sebaliknya mengatur adanya penanggung jawab yang mendapat izin. Ini dilakukan dalam rangka menjaga kesucian dan kebersihan masjid serta tidak memungut sumbangan selain kedinasan,” terangnya.

Dia juga membahas larangan merekam dan menyiarkan kegiatan salat untuk melindungi dari ancaman eksploitasi konten. “Aturan ini tidak dikeluarkan karena ketidakpercayaan terhadap imam atau pengkhotbah melainkan untuk menghindari kesalahan, terutama jika itu tidak disengaja," pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral