GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Turki, Proses Evakuasi Korban Hidup Terus Berlangsung

Tidak setiap upaya berakhir bahagia. Zeynep Kahraman, yang dibawa keluar dari reruntuhan gempa setelah penyelamatan yang memakan waktu 50 jam, meninggal di rumah sakit.
Minggu, 12 Februari 2023 - 15:55 WIB
Seorang pekerja tim evakuasi berisitirahat di depan reruntuhan bangunan tempatnya melakukan proses evakuasi di Antakya, Turki.
Sumber :
  • AP

Jakarta, tvonenews.com - Di provinsi Gaziantep-Turki, yang berbatasan dengan Suriah, sebuah keluarga beranggotakan lima orang diselamatkan dari sebuah bangunan yang hancur di kota Nurdagi. Seorang pria serta putrinya yang berusia 3 tahun ditarik dari puing-puing di kota Islahiye, seorang gadis berusia 7 tahun juga diselamatkan di provinsi Hatay.

Sebagaimana dilansir APNews, Minggu (12/2/2023), di Elbistan, sebuah distrik di provinsi Kahramanmaras, Melisa Ulku yang berusia 20 tahun dan seorang lainnya diselamatkan dari puing-puing, 132 jam setelah gempa terjadi. Sebelum dia dibawa ke tempat aman, polisi meminta penonton untuk tidak bersorak atau bertepuk tangan agar tidak mengganggu upaya penyelamatan di dekatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stasiun TV Turki NTV melaporkan bahwa seorang pria berusia 44 tahun di Iskenderun, di provinsi Hatay, diselamatkan 138 jam setelah cobaan berat itu. 

Penyelamat yang menangis menyebutnya keajaiban, dengan mengatakan mereka tidak berharap menemukan orang hidup tetapi ketika mereka menggali, mereka melihat matanya dan dia menyebutkan namanya. 

Di provinsi yang sama, NTV juga melaporkan bayi laki-laki bernama Hamza ditemukan hidup di Antakya 140 jam setelah gempa. Beberapa detail penyelamatannya, termasuk bagaimana dia bertahan begitu lama, tidak terinformasi secara jelas.

Tidak setiap upaya berakhir dengan bahagia. Zeynep Kahraman, yang dibawa keluar dari reruntuhan setelah penyelamatan spektakuler yang memakan waktu 50 jam, meninggal di rumah sakit. Tim ISAR Jerman yang menyelamatkannya terkejut dan sedih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penting bagi keluarga untuk mengucapkan selamat tinggal, agar mereka dapat bertemu satu sama lain sekali lagi, agar mereka dapat saling berpelukan lagi," kata seorang anggota tim penyelamat kepada saluran berita TV Jerman n-tv.

Penyelamatan dilakukan di tengah meningkatnya rasa frustrasi atas tanggapan pemerintah Turki terhadap gempa bumi, yang telah menewaskan 24.617 orang dan melukai sedikitnya 80.000 orang di Turki saja. (ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT