News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolri Jerat Jaringan Narkoba Timur Tengah Dengan Hukuman Mati

Satgas narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan transaksi narkoba jaringan Timur Tengah di Indonesia dengan barang bukti shabu sebanyak 1,129 ton. 
Senin, 14 Juni 2021 - 13:46 WIB
Barang bukti shabu 1.126 kg berhasil disita oleh Satgas Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (14/6).
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, 14/6 - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pelaku transaksi narkoba jaringan Timur Tengah yang berhasil diungkap jajaran Polda Metro Jaya terancam akan mendapatkan hukuman mati. Sebelumnya, Satgas narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan transaksi narkoba jaringan Timur Tengah di Indonesia dengan barang bukti shabu sebanyak 1,129 ton. 

"Pasal yang dilanggar adalah pasal 114 ayat 2, 115 ayat 2, pasal 112 ayat 2, 113 ayat 1 dan 2, Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara seumur hidup dan maksimal hukuman mati," tegas Kapolri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya pengungkapan ini, lanjut Kapolri, maka pihak kepolisian berhasil menyelamatkan sekitar 5,6 juta jiwa penduduk, dengan nominal yang berhasil digagalkan senilai Rp1,694 triliun, jika barang haram tersebut beredar di pasaran.

"Saya menyerukan kepada seluruh anggota untuk berperang dan tuntaskan penanganan masalah narkoba mulai dari hulu sampai hilir," lanjut Kapolri.

Dalam kasus ini, tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari lima orang WNI dan dua orang WNA asal Nigeria. Mereka diamankan dari empat lokasi berbeda.

Empat lokasi tersebut adalah apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat, disana petugas mengamankan sabu seberat 150 KG yang diduga pemilik barang tersebut adalah H alias NO.

Selanjutnya di Apartemen Bassura, Jakarta Timur, Petugas berhasil mengamankan satu tersangka berinisial AK dengan barang bukti 75 Kg sabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokasi ketiga adalah ruko Pasar Modern Bekasi, Jawa Barat. Polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 511 Kg dengan tersangka NW, CSN, dan UCN yang merupakan warga negara Nigeria. Di lokasi terakhir aparat mengamankan dua tersangka NR dan HA di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, pada bulan April lalu, polri juga mengungkap narkoba jaringan internasional yang berasal dari Timur Tengah dengan barang bukti sebanyak 2,5 ton. Sehingga total barang bukti hingga bulan Juni kurang lebih telah ada 3,6 ton narkotika jenis shabu yang berhasil digagalkan peredarannya. (ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT