News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Potret Pelajar di Dusun Cibubut Berburu Sinyal di Atap untuk Sekolah Online

Setiap harinya, sejumlah pelajar di Dusun Cibubut, Sumedang, Jawa Barat, berada di atap rumah warga untuk belajar online karena susah sinyal
Senin, 11 Oktober 2021 - 08:36 WIB
Sejumlah anak di Sumedang belajar online di Atap Rumah
Sumber :
  • Tim tvOne

Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Setiap harinya, sejumlah pelajar di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berada di atap rumah warga terutama pada bagian MCK.

Bukan tanpa sebab, para pelajar ini sedang belajar secara daring lantaran di daerahnya masih kesulitan sinyal. Ketinggian sekitar 3 meter, tidak membuat anak-anak patah semangat untuk mendapat atau mengunduh materi pelajaran secara daring. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang pelajar, Nasya Kinanti, mengaku tidak takut berada di atap untuk belajar. Ia bersama teman-temannya hampir setiap hari mencari sinyal di atap salah satu rumah warga ini.

"Lagi belajar, karena dibawah ga ada sinyal. engga takut, setiap hari juga belajar diatas sini," Ucapnya kepada tvOnenews (11/10). 

Dusun Cibubut sendiri, tergolong wilayah pelosok di Kabupaten Sumedang. Lokasi yang berada di pegunungan, membuat wilayah ini masih terkendala sinyal internet.

Menurut Kepala Dusun Cibubut, Jaja Miharja, hampir setiap pagi dan sorenya para pelajar menaiki atap rumah salah satu warga untuk mencari sinyal dan belajar secara daring.

"Hampir setiap hari bahkan setiap sore di atap sini. rata-rata yang sekolah daring di atas sini nyari sinyal karena dirumah masing-masing kan susah," ujarnya. 

Sinyal di daerah ini, Jaja menambahkan, masih tidak stabil. Bahkan, kondisi ini sudah berlangsung sejak lama lantaran wilayah Dusun Cibubut yang tergolong pelosok. 

"Udah lama, dari dulu sinyal jadi kendala. Sekarang kan apa-apa daring. Sinyal jadi kendala utama di daerah sini. Apalagi saat ini hp kan jadi tumpuan utama, apalagi daring," Tambahnya.

Sementara terkait atap yang digunakan untuk mencari sinyal, lokasi tersebut menjadi satu satunya titik yang mendapat sinyal internet secara stabil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sangat susah sekali sinyal disini. Makanya anak-anak ini pada di atap mck ini. Semoga sinyal internet cepat masuk daerah sini," Katanya. 

Kabupaten Sumedang sendiri, kini telah memberlakukan sekolah tatap muka. Meski demikian, pelaksanaannya dilakukan secara bergantian yang membuat sebagian pelajar masih harus belajar secara daring dari rumah. Lutfi Setia Rafsanjani/Ner 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT