GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengungsi Banjir Penajam Paser Utara Bertambah Jadi 43 Orang

Jumlah pengungsi akibat banjir di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur hari ini bertambah menjadi 43 jiwa, naik 26 jiwa ketimbang hari sebelumnya 17 pengungsi.
Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:44 WIB
Pengungsi banjir di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bertambah jadi 43 jiwa
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Babulu, Kaltim - Jumlah pengungsi akibat banjir di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur hari ini bertambah menjadi 43 jiwa, naik 26 jiwa ketimbang hari sebelumnya yang sebanyak 17 pengungsi. "Kemarin, jumlah pengungsi ke Gedung Serba Guna Desa Sumber Sari berasal dari tiga RT, tapi sejak malam hingga pagi ini total berasal dari lima RT," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Minggu.

Rincian 43 jiwa pengungsi dari lima RT tersebut adalah dari RT 08 terdapat 1 KK yang dihuni 3 jiwa, dari RT 09 terdapat 5 KK dengan 19 jiwa, RT 10 ada 2 KK dengan 9 jiwa, RT 11 ada 2 KK dengan 8 jiwa, dan dari RT 13 terdapat 1 KK yang dihuni oleh 4 jiwa. Sementara itu, total kepala keluarga (KK) yang rumahnya tergenang banjir ada 81 KK dengan 54 rumah yang dihuni oleh 272 jiwa. Jumlah ini belum termasuk warga terdampak yang hanya halaman rumahnya terendam banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rincian dari 54 rumah yang kemasukan banjir tersebut adalah di RT 8 ada 15 rumah yang dihuni oleh 15 KK dengan 51 jiwa, pada RT 09 tercatat ada 10 rumah yang dihuni oleh 10 KK dengan jumlah 40 jiwa. Kemudian di RT 10 terdapat 4 rumah yang dihuni oleh 28 KK dengan 90 jiwa, RT 11 terdapat 4 rumah dengan 4 KK yang dihuni 13 jiwa, RT 13 ada 1 rumah dengan 3 KK yang dihuni 5 jiwa, dan RT 14 ada 20 rumah dengan 21 KK yang dihuni 73 jiwa.

Menurutnya, tidak semua warga yang rumahnya kemasukan air bersedia mengungsi ke lokasi yang sudah disiapkan, namun demikian, pihaknya terus memantau perkembangan setiap saat. Begitu pula dengan banjir yang hanya menggenangi halaman rumah, rata-rata warga masih memilih bertahan di rumah.

Untuk tinggi muka air (TMA) di halaman rumah warga variatif, yakni antara 20-120 cm. Dari 12 RT yang terdampak banjir, untuk halaman rumah di RT 03 misalnya, memiliki TMA 20 cm, RT 06 dengan TMA 20 cm, RT 07 TMA 20 cm, RT 09 TMA 120 cm, RT 10 TMA 110 cm, RT 11 TMA 40 cm, RT 12 dengan TMA 40 cm.
"Tim gabungan terus memantau dan mengecek TMA, terutama pada rumah warga yang berpotensi terendam air. Tim juga membantu evakuasi barang-barang warga, kemudian menyuplai kebutuhan konsumsi bagi pengungsi dan petugas di lapangan," ucap Nurlaila. (ari/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral