News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Baru Selundupkan Sabu ke Lapas, Disembunyikan di Tulang Ayam

"Kita buka bungkusanya, tahunya kita belah-belah dulu pakai gunting, ayam kita suir, tulangnya kita pecah, nah dari situ sabu dalam tulang terungkap," kata Kalapas
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 6 Oktober 2021 - 12:54 WIB
Paket Sabu yang Disembunyikan di Tulang Ayam
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, Jawa Barat- Modus baru penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Permasyarakatan (lapas) di Garut, Jawa Barat terkuak oleh sipir barang titipan tamu warga binaan. Yakni dengan menyembunyikan barang haram itu ke dalam tulang ayam. Pelaku mengira cara tersebut mampu melewati pemeriksaan petugas, tetapi untungnya tidak.

Sabu seberat 0,64 gram atau sering disebut satu paket sabu siap pakai, gagal masuk ke dalam Lapas Kelas 2 B Garut. Gagalnya penyelundupan itu tak luput dari pemeriksaan ketat barang dan makanan titipan tamu warga binaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama pandemi aturan tamu untuk berkunjung ke lapas tidak diperbolehkan, akan tetapi titipan barang atau makanan masih diperbolehkan. Sebelum makanan maupun barang masuk ke dalam sel warga binaan, biasanya petugas memeriksa rinci makanan maupun titipan tamu yang titip barang ini," Kata Kalapas Kelas 2 B garut, Christiyo kepada tvonenews.com, Rabu (6/10) di kantornya.

Berat atau bobot sabunya memang tidak besar, akan tetapi penyelundupan bagi warga binaan dengan modus seperti ini relatif baru. Sabu yang dibungkus plastik nekat diselipkan ke dalam tulang. Siapa disangka modus ini berhasil terungkap.

"Intinya setiap barang maupun makanan dari tamu yang dititip petugas bagi warga binaan harus diperiksa, misalnya kasus ini, ada sayur tahu dan sayur ayam, kita buka bungkusanya, tahunya kita belah-belah dulu pakai gunting, ayam kita suir, tulangnya kita pecah, nah dari situ sabu dalam tulang terungkap," tambah Chris.

Identitas pengirim barang haram ini sudah tercatat oleh petugas jaga, tetapi sayangnya sang pengirim sudah pergi karena memang adanya aturan larangan tatap muka tamu bagi warga binaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara warga binaan calon penerima sabu ini sudah mengakui pesanannya. 

"Kemarin petugas dari Sat Narkoba Polres Garut sudah memeriksa si warga binaan yang bersangkutan, sekarang pun yang bersangkutan sudah dilakukan sel kurungan terpisah karena melanggar aturan. Intinya setiap orang atau siapa pun yang menitip barang maupun makanan untuk warga binaan harus melalui pengecekan dan pemeriksaan rinci petugas," tutup Chris. (Taufiq Hidayah/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT