GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pungli Berkedok Uang SPP, Kepsek Klarifikasi Surat Salah Format

Kepala Sekolah SMAN 21, Sunariyo, dan Kepala Komite, M Sitio mengakui ada kesalahan redaksi atas surat pemberitahuan dugaan pungutan liar berkedok SPP Rp 120 ribu. 
Senin, 4 Oktober 2021 - 14:48 WIB
Pungli Berkedok Uang SPP, Kepsek Klarifikasi Surat Salah Format
Sumber :
  • Tim TvOne/Bahana

Medan, Sumatera Utara - Kepala Sekolah SMAN 21, Sunariyo, dan Kepala Komite, M Sitio mengakui ada kesalahan redaksi atas surat pemberitahuan dugaan pungutan liar berkedok SPP Rp 120 ribu. 

Sunariyo menceritakan awalnya untuk membuat surat pemberitahuan itu, pada 18 Agustus 2021, pihaknya bersama Komite Sekolah mengadakan rapat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya kalau tahun sebelumnya dalam rapat soal SPP ini pasti melibatkan orangtua siswa, tapi karena ini masa pandemi hanya perwakilan saja yang datang," katanya kepada wartawan di kantornya, Senin.

Agendanya saat itu membahas masalah pembelajaran. Kemudian jumlah siswa baru yang diterima serta rencana anggaran untuk 2021/2022. 

Dikatakannya, salah satu hasil rapat ditetapkan uang SPP Rp120 ribu per bulan per siswa. Uang SPP itu kemudian akan dialokasikan untuk pegawai honor, administrasi, keperluan siswa, penjaga sekolah, pihak keamanan, dan lainnya. 

"Selama ini di sekolah kalau ada kegiatan paskibraka, perpisahan, keagamaan, dari situ semua uangnya," sebutnya. 

Ia pun menjelaskan pihak sekolah sebenarnya sedang menunggu dana Bantuan Operasional Pendidikan sekitar Rp 35 ribu.

Rencananya, uang tersebut yang akan membantu uang uang SPP siswa. Sewaktu rapat pihak komite pun sempat tanya kapan dana itu turun.

Tapi pihak sekolah belum tahu kapan. Namun, Pihak sekolah berjanji kalau dana Rp 35 ribu itu turun akan di potong ke dana SPP Rp120 ribu. 

"Untuk saat ini ada data 50 orang tidak membayar SPP di kelas 10. Lalu 40 orang akan membayar SPP hanya Rp 50 ribu, dan 40 orang bayar Rp 75 ribu. Itu data dari tahun lalu juga," jelasnya. 

Dia menjelaskan angka Rp 120 ribu memang ditetapkan pihak sekolah mengikut kebijakan tahun sebelumnya. Sementara untuk pembayaran SPP pada tahun ajaran sekarang dimulai Juli 2021. 

"Saya akui format surat salah, seharusnya memang langsung dari dari pihak sekolah. Selain itu juga terjadi keterlambatan penyampaian surat pemberitahuan kepada orangtua siswa," bebernya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena wali kelas terlambat menyampaikannya. Terlambat satu bulan. Memang kesalahan dari pihak sekolah juga kurang berkoordinasi," sambungnya. 

Ke depan, ia berjanji bagi orang tua siswa yang keberatan atas uang SPP itu dibuka ruang kapan saja untuk mengajukan komplain dan akan direspon langsung oleh pihaknya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral