News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siswi SMK di Sumbawa Ciptakan Minuman Herbal untuk Imunitas

Minuman herbal buatan SMK Al Ma'arif, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, bisa menambah daya tahan tubuh terutama disaat pandemi Covid-19 saat ini.
Minggu, 3 Oktober 2021 - 12:38 WIB
siswi saat membuat minuman herbal di Sumbawa
Sumber :
  • Tim tvOne

Sumbawa Besar, NTB - Minuman herbal buatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Ma'arif, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sangat digemari dan dicari oleh warga karena dipercaya bisa menambah daya tahan tubuh terutama disaat pandemi Covid-19 saat ini.

Tim Home Care SMK Al-Ma’arif Sumbawa, berhasil membuat minuman herbal dari bahan bahan yang mereka tanam sendiri di pekarangan sekolah yang diberi nama Wedang Jahe dan Wedang Kencur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minuman penghangat tubuh ini dibuat oleh Tim Home Care, yang merupakan siswi SMK Al Ma'arid jurusan Asisten Keperawatan. Mereka adalah Mariana, Putri Kania, Yeni Fatmawati, dan Rasti Safitri.

Mariana, kepada tvonenews.com,  menjelaskan, cara membuat wedang Jahe, cukup sederhana. Bahannya terdiri dari 5 siung jahe bakar, 2 batang sereh, gula merah, air putih dan garam.

Cara pembuatannya, panaskan air putih secukupnya, larutkan gulah merah, selanjutnya, masukan jahe bakar yang sudah ditumbuk bersamaan dengan sereh yang telah digeprek. Tambahkan garam secukupnya, lalu masak selama 5-6 menit. Wedang Jahe siap dihidangkan.

Sementara untuk pembuatan Wedang Kencur lanjut siswa kelas 3 Jurusan Asisten Keperawatan ini, tidak jauh berbeda dengan Wedang Jahe. Hanya saja, rempahnya lebih banyak. Terdiri dari Kencur, Kunyit, Jahe, Beras, dan Air Putih, Gula Merah dan Garam.

Cara pembuatannya, pertama-tama, rendam beras selama 1 jam menggunakan air hangat, lalu haluskan menggunakan blender. Kemudian, rebus irisan kunyit, kencur, jahe dan gula merah secara terpisah.

Selanjutnya, air rebusannya disaring, kemudian disatukan ke dalam wadah. Setelah itu, tambahkan beras yang sudah dihaluskan, dan beri garam secukupnya. Semua bahan diaduk hingga merata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembuatannya sangat mudah, bahannya juga banyak disekitar kita. Kami juga tanam di kebun sekolah memanfaatkan lahan kosong, biar bahan bahannya gak usah dibeli di pasar,” ungkapnya.

Pembimbing Home Care SKM Al-Ma’arif Sumbawa, Afrian Evita, S.Kep, Ners, mengatakan, awal mula munculnya ide pembuatan minuman herbal ini, adanya surat edaran pemerintah agar masyarakat mengkonsumsi minuman herbal untuk menambah daya tahan tubuh di saat pandemi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral