News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kata Kadishub DKI Jakarta Soal Pembatas Stick Cone Jalur Sepeda Rusak

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo angkat bicara terkait lajur terproteksi atau lajur yang dibatasi oleh pembatas jalan berupa stick cone.
Rabu, 9 November 2022 - 14:05 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, Rabu (9/11/2022).
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOne

Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo angkat bicara terkait lajur terproteksi atau lajur yang dibatasi oleh pembatas jalan berupa stick cone.

Dalam pernyataannya, Syafrin ungkap bahwa pihak Dishub sedang mengawasi kasus lepasnya stick cone dan berjanji akan mengganti dengan yang baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tentu melakukan pengawasan untuk jalur sepeda yang copot. Saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Sehingga, pelaksana melakukan maintenance untuk menggantinya atau memperbaikinya," kata Syafrin di Buperta Pramuka Cibubur, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (9/11/2022).

Lebih lanjut, Syafrin imbau masyarakat untuk patuh dan disiplin terhadap rambu-rambu lalu lintas. Berkendara sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan.

Guna mengurangi kerusakan pembatas terproteksi atau stick cone, dalam hal ini Dishub menjalin kolaborasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan di area potensial terjadi pelanggaran.

"Untuk jalur sepeda, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin paralel dengan itu kami berkoordinasi dengan rekan kepolisian untuk melakukan pengawasan di area-area yang potensial terjadi pelanggaran jalur sepeda," katanya.

Sementara diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta merencanakan 26 ruas pembangunan jalur sepeda di ibu kota tahun anggaran 2022.

Syafrin menjelaskan ada beberapa alasan mengapa pembangunan rencana ruas jalur sepeda ini dilakukan.

Syafrin ingin masyarakat ibu kota mengubah paradigma terhadap transportasi di DKI Jakarta dan memanfaatkan sepeda sebagai kendaraan ramah lingkungan.

"Alasan pertama terkait perubahan paradigma transportasi di Provinsi DKI Jakarta diwujudkan melalui kebijakan prioritas penanganan transportasi di Provinsi DKI Jakarta yang menempatkan sepeda sebagai kendaraan ramah lingkungan kedua setelah pejalan kaki," jelas Syafrin, melansir dari keterangan resmi, Selasa (20/9/2022).

Lebih lanjut, lewat program Jakarta Ramah Bersepeda merupakan kampanye yang terus digencarkan oleh Pemprov DKI Jakarta guna mendukung ibu kota sebagai kawasan bebas emisi karbon.

"Program Jakarta Ramah Bersepeda merupakan kampanye yang dicetuskan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam rangka melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendukung kendaraan ramah lingkungan dengan pembangunan lajur sepeda yang terintegrasi di wilayah Pemprov," tuturnya.

Diketahui, pembangunan lajur sepeda ini merupakan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Nomor 36 tentang Pengembangan Prasarana dan Sarana Sepeda serta mendukung Program Jakarta Ramah Bersepeda yang dicetuskan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Desember tahun 2022 mendatang.

Dishub akan melakukan pembangunan jalur sepeda sepanjang 196,45 kilometer yang terbagi menjadi tiga bagian.

Jalur terproteksi adalah jalur dibatasi oleh pembatas jalan berupa stick cone; jalur share adalah jalur berbagi yang ditandai dengan marka dan paku jalan; lalu terakhir jalur trotoar adalah jalur sepeda yang berada di atas trotoar.

"Pembangunan lajur sepeda tahun anggaran 2022 direncanakan sepanjang 196,45 kilometer yang terdiri dari lajur sepeda terproteksi sepanjang 40,06 kilometer dan lajur share sepanjang 154,73 kilometer serta di jalur trotoar sepanjang 1,67 kilometer," bebernya.

Syafrin pun mengimbau kepada pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan. (agr/nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral