News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KIB Diisukan Tak Bertahan Lama, Waketum PPP Amir: Itu karena Mereka Tidak Senang!

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara sebut oknum yang mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) adalah pihak yang tidak senang.
Kamis, 20 Oktober 2022 - 22:20 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara dalam kegiatan pemaparan visi dan misi KIB di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (20/10/2022).
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOne

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara sebut oknum yang mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) adalah pihak yang tidak senang.

Hal ini disinyalir KIB merupakan kumpulan partai politik yang pertama kali mendeklarasikan sebagai koalisi di Indonesia, yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan PPP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, kalau masih ada yang mengatakan KIB berpotensi untuk bubar dan lain-lain itu karena mereka tidak senang karena kita lebih dulu. Jadi itu pasti suara dari luar, bukan suara dari dalam," ujar Amir di kegiatan pemaparan visi dan misi KIB di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (20/10/2022).

Dengan mantap Amir pun menyatakan bahwa bersama dengan KIB, pihaknya siap menghadapi bursa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan yakin.

Sementara jika menilik alasan terbentuknya KIB, ini merupakan kesepakatan bersama yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar Pasal 6a yang menyatakan bahwa capres dan cawapres itu diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik.

"Artinya, partai politik itu yang menentukan siapa yang akan diajukan sebagai calon presiden. Kalau saya ingin pertegas lagi, masa kita harus ambil orang di luar partai politik. Itu sebenarnya yang menjadi konsep awal kita bergabung dalam KIB," pungkasnya.

PPP sendiri yakin bahwa membangun suatu negara tidak cukup hanya mengandalkan satu kekuatan partai politik, perlu kolaborasi dalam membangun bangsa yang cerah. 

Sebagai informasi, Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono tidak hadir di kegiatan pemaparan visi misi KIB.

Kehadirannya pun tampak digantikan oleh Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara yang menyatakan bersedia menjadi ban serep Mardiono.

adapun rangkaian kegiatan hari ini adalah Konsolidasi Nasional dan Bimtek Fraksi Partai Golkar se-Indonesia tahun 2022.

Pantauan tvOnenews, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas hadir ke acara malam hari ini. Ia didampingi oleh Sekjen dan Wakil Ketua Umum PAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan dari PPP, diwakilkan oleh Wakil Ketua Umum Amir Uskara.

Dan tuan rumah Partai Golkar sendiri turut dihadiri Ketua Umum Airlangga Hartarto, dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral