News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mampu Beli Seragam, Siswa SMP di Palopo Pakai Celana SD dan Jadi Bahan Tertawaan

Penampilan Ibnu yang tidak biasa, jadi bahan tertawaan teman-temannya. Ibnu memakai seragam SD karena tidak punya seragam SMP.
Kamis, 16 September 2021 - 15:52 WIB
Ibnu, Siswa SMP yang Pakai Celana SD saat PTM
Sumber :
  • Haswadi

Palopo, Sulawesi Selatan - Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 di Kelurahan Padanglambe, Kecamatan Telluwanua, Palopo, Sulawesi Selatan, terpaksa memakai seragam SD agar tetap bisa bersekolah.

Adalah Ibnu, siswa kelas 7 SMPN 12 Padanglambe ini, menggunakan celana SD berwarna merah dan baju putih untuk bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolahnya pekan lalu.

Penampilan Ibnu yang tidak biasa, jadi bahan tertawaan teman-temannya. Ibnu memakai seragam SD karena tidak punya seragam SMP.

Mukhlis, orang tua Ibnu mengatakan anaknya memang pakai celana SD untuk ke sekolah. Saat itu, pembelajaran tatap muka baru dimulai.

"Kan selama covid, anak-anak tidak ke sekolah. Makanya waktu PTM dimulai, yang ada hanya celana SDnya dulu, itulah yang dia pakai ke sekolah," kata Mukhlis, Kamis (16/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mukhlis menambahkan dalam sepekan Ibnu hanya dua kali ke sekolah. Dan sekarang anaknya sudah punya seragam SMP lengkap, itupun bekas kakaknya.

"Sekarang sudah pakai seragam bekas kakaknya. Sebenarnya kami mau beli tapi belum punya uang," ujarnya.

Seragam SMP yang dimiliki Ibnu saat ini, seluruhnya adalah bekas kakaknya. Mulai dari sepatu hingga baju batik. Mukhlis menambahkan meski dengan segala keterbatasan, semangat anaknya untuk menuntut ilmu tidak pernah surut.

"Tidak ada bantuan dari sekolah atau pemerintah pak. Mungkin juga mereka tidak tahu kondisinya karena anak-anak memang baru masuk sekolah selama covid ini," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Syahruddin mengatakan pihaknya sudah mengonfirmasi ke sekolah perihal siswa tak punya seragam. Dari pengakuan guru di SMPN 12 Padanglambe, menyebutkan siswa tersebut hanya salah memakai seragam.

"Oh itu hanya salah pakai seragam. Sebenarnya siswa ini punya seragam. Itupun yang salah pakai hanya celana," kata Syahruddin.

Dia menambahkan meski demikian, Dinas Pendidikan tetap akan memberikan bantuan kepada Ibnu melalui dana Bantuan Operasional Sekolah. (Haswadi/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT